Surabaya (beritajatim.com) – Tim Puslatda Basket Jawa Timur kini tengah mempersiapkan trainning camp jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh-Sumatra Utara (Sumut).
Rencananya tim manajemen Perbasi Jawa Timur akan menyesuaikan jadwal dengan KONI Jatim untuk pemusatan latihan mulai bulan Maret mendatang. Namun Peratuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Jawa Timur kesulitan untuk mengumpulkan semua pemain.
“Karena memang tujuh pemain kita masih mengikuti Indonesia Basketball League (IBL) meskipun begitu dengan pemain yang ada dan junior kami tetap lakukan Puslatda,” ucap Ketua Umum Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati.
Wanita yang biasa dipanggil Mama Evi ini mengaku senang dengan jadwal pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jatim dimulai Maret. “Bagaimana pun persiapan ini cukup matang dan kami terus mengupayakan untuk Basket Jawa Timur bisa raih prestasi bagus di PON,” ucapnya.
Dengan persiapan 7 bulan, Mama Evi mengaku cukup untuk mempersiapkan tim. Dimana lima pemain basket Jatim dipanggil Timnas. “Meskipun pemain kami ada yang bermain di IBL dan Timnas persiapan ini cukup bagi kami untuk mempersiapkan tim,” bebernya.
Saat disinggung akan melakukan Tranning Camp (TC), Mama Evi mengaku akan kesulitan selama pemain andalan Jawa Timur masih menjalani kompetisi membeli klub serta pemusatan latihan dengan Timnas. “Tapi kami masih menunggu kompetisi selesai dan pemain di Timnas kembali akan melakukan TC tersebut,” ucapnya.
Meskipun begitu, Perbasi Jatim berupaya untuk mempersiapkan tim dengan baik. “Jika memang harus mendatangkan pelatih asing untuk membenahi kekurangan tim akan kami upayakan,” jelas Mama Evi.
Jika melakukan TC, Evi mengaku akan mempersiapkan tim dengan baik. “Kiblat basket kita akan mengarah ke basket asia jadi kami mempersiapkan ini dengan baik jika harus mempersiapkan pelatih asing berkualitas,” pungkasnya. [way/but]






