Jember (beritajatim.com) – Menjaga asa memperoleh tujuh kursi DPRD Kabupaten Jember, Partai Persatuan Pembangunan mengawal ketat penghitungan suara di dua daerah pemilihan. Tak ingin target jumlah kursi meleset.
“Kalau kami tidak berhati-hati mengawal dan menjaga suara yang sudah kami peroleh, tidak menutup kemungkinan ada kursi yang berpotensi hilang,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember Madini Farouq, Sabtu (24/4/2024).
“Apalagi ketika kami mendengar informasi ada partai politik yang memaksakan memperoleh dua kursi di salah satu daerah pemilihan untuk mengamankan posisi pimpinan Dewan. Ini tentu jadi catatan kami. Jangan sampai ada permainan setelah (pemungutan suara) pemilu selesai,” kata Madini.
Madini berharap PPP memperoleh satu kursi di setiap daerah pemilihan. “Jadi kami mendapat tujuh kursi. Walaupun ada yang daerah pemilihan yang kami harus ekstra ketat menjaga suara kami di situ, karena masih terjadi perebutan kursi,” katanya.
PPP mewaspadai penghitungan suara di Daerah Pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Ajung, Kaliwates, Sumbersari, dan Pakusari dan Daerah Pemilihan 5 yang meliputi Balung, Wuluhan, Ambulu, dan Jenggawah. “Tapi bukan berarti di daerah pemilihan lain masih aman, karena masih mungkin terjadi pergeseran suara,” kata Madini.
“Kami akan cermati betul setiap daerah pemilihan supaya suara dan kursi kami tidak hilang. Mudah-mudahan PPP dari lima kursi pada Pemilu 2019 bisa bertambah menjadi tujuh kursi pada Pemilu 2024,” kata Madini.
PPP sebenarnya menargetkan 10 kursi DPRD Jember. Namun Madini mencoba realistis dengan merebaknya fenomena money politics yang luar biasa di tengah masyarakat. [wir]






