Blitar (beritajatim.com) – Partai Gerindra diprediksi hanya bakal memperoleh 7 kursi di DPRD Kabupaten Blitar. Jumlah tersebut naik dari Pemilu 2019 lalu, dimana Gerindra memperoleh 6 kursi legislatif.
Meski demikian perolehan kursi tersebut, membuat Gerindra tidak bisa mengusung sendiri Calon Bupati Blitar di Pilkada 2024 mendatang. Jika ingin mencalonkan AG 1 atau AG 2 maka Gerindra harus berkoalisi dengan partai politik lain.
Hal ini tentu menarik pasalnya jauh sebelum ini, Wakil Ketua DPC Gerindra, Adib Zamhari telah menyatakan kesiapannya maju sebagai incumbent, Rini Syarifah.
“Kemungkinan 7 kursi naik 1 kursi dulu 6, incumbentnya 6 sementara 1 lainnya newcomer,” kata Mujib, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar dari partai Gerindra, Selasa (20/02/24).
Hal ini tentu membuat jalan Adib Zamhari maju sebagai Cabup Blitar semakin terjal. Gerindra Kabupaten Blitar pun harus berkoalisi dengan Parpol lain agar sang Wakil Ketua DPC bisa melaju ke Pilkada Blitar mendatang.
“Meski begitu masih tetap di pimpinan DPRD, nampaknya ini akan mendapatkan 1 tambahan kursi,” imbuhnya.
Jauh sebelum pemilihan berlangsung, Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilbup Blitar mendatang. Pria yang berlatarbelakang sebagai pelaut tersebut, kini telah dipersiapkan Gerindra untuk maju sebagai Calon Bupati Blitar.
“Kalau Gerindra telah menunjuk saya sebagai calon AG 1 atau AG 2, semua sudah sepakat ketua DPC tidak akan maju dan semua menunjuk saya,” kata Adib, Selasa (30/01/24) lalu.
Adib Zamhari bakal menjadi pesaing Rini Syarifah yang juga akan maju kembali sebagai Bupati Blitar 2024-2029 mendatang. Rini Syarifah sendiri sudah menyatakan bakal maju kembali sebagai Calon Bupati pada Pilbup 2024 mendatang.
“Alhamdulillah di kalangan Nahdliyyin, Kyai, Muslimat sudah ada kasak kusuk untuk mencalonkan saya untuk maju Pilkada. Karena salah satu kader NU pengurus di luar PC yang juga kader partai adalah saya. Jadi partai sudah wajar dan Muslimat, NU mencalonkan saya mewakili AG 1 atau AG 2,” tegasnya.
Adib sendiri sudah mendapatkan dukungan partai, NU, Banum, Muslimat dan rakyat. Dengan adanya dukungan tersebut maka Adib menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilbup 2024 mendatang.
“Bisa ditanyakan langsung ke Mas Alvis. Mas Alvis sudah bilang ke saya yang cetho welo-welo (sangat jelas). Mas Alvis bertahan di DPRD Provinsi dan tidak maju Pilkada,” pungkasnya. (owi/ted)






