Malang (beritajatim.com) – Seorang petugas Linmas bernama Marjani (67 tahun) meninggal dunia pada Senin (19/2/2024) sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Dia diduga kelelahan usai bertugas di TPS 23 Kelurahan Arjosari Pemilu 2024, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Istri mendiang Marjani, yakni Siti Khoiriah (56 tahun) membenarkan bahwa suaminya salah satu dari ribuan Satlinmas yang bertugas di pemungutan dan penghitungan suara Pemilu mulai Selasa, (13/2/2024) hingga Kamis, (15/2/2024) kemarin.
“Jadi pas pulang jam 8 pagi itu cuma ngeluh bilang wes aku te turu, capek. Sambat capek gitu aja. Di TPS tidurnya juga cuma seperempat jam katanya,” ujar Siti.
Siti menuturkan, bahwa suaminya sempat mengeluh sakit dan dibawa ke dokter oleh keluarga. Awal mula diagnosa, mendiang sakit asam lambung. Mendiang sebelumnya tidak punya riwayat asam lambung. Hanya memiliki riwayat darah tinggi, itu pun saat diperiksakan, darah tinggi almarhum normal.
“Mungkin kecapekan masuk angin. Tidurnya kan di TPS. Kata dokter itu tadi ya cuma kecapekan. Dokter datang setengah 7 tadi,” ujar Siti.
Siti menuturkan, bahwa suaminya meninggal dunia saat akan berangkat bekerja. Saat itu dia melihat mendiang sudah duduk di bawah motor dengan kondisi tidak sadar.
“Saya lihat bapak duduk di bawah motor itu sudah tidak sadar, terus saya angkat sama adik. Itu posisi mau berangkat kerja, sudah pakai seragam satpam,” ujar Siti. (luc/ian)






