Jember (beritajatim.com) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meyakini perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah, kendati tak sesuai target.
“Yang pasti kami ada peningkatan suara maupun kursi. Apakah kami jadi pemenang, nomor dua, atau nomor tiga, kita lihat. Rekapitulasi masih kami lakukan. Tapi berdasarkan real count kami, C-Hasil Salinan kami input, jelas kursi kami dan suara bertambah,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDIP Jember Widarto, Sabtu (17/2/2024).
“Insyaallah hampir pasti. Kalau suara sudah pasti bertambah dibandingkan Pemilu 2019 yang memperoleh 171 ribu suara. Sudah pasti melampaui. Kursi pun bertambah, tapi bertambah berapa belum berani kami sampaikan, karena masih harus melihat sejauh mana selesainya rekapitulasi,” kata Widarto.
Widarto menilai kerja keras dan sistem pemenangan yang sudah dirancang sejak lama menjadi kunci keberhasilan pemilu kali ini. “Kami melakukan kerja politik yang panjang dengan sistem sebaik mungkin. Kerja-kerja caleg kami berjalan. Persiapan kami jauh lebih lama. Teman-teman wartawan tentu juga tahu sistem komandante dan teman-teman caleg kami bagi dapil, banner pun bertandem dan dipasang jauh sebelum pemilu,” katanya.
Namun Widarto menegaskan, kenaiklan suara dan kursi ini belum sesuai yang diinginkan. “Memang ini kabar bahagia, tapi belum masuk target. Target kami kemarin 14 kursi DPRD Jember dari posisi tujuh kursi hasil Pemilu 2019. Tapi situasinya memang tidak mudah hari ini,” katanya. [wir]






