Blitar (beritajatim.com) – KPU dan Bawaslu Kabupaten Blitar langsung memeriksa 5 kotak suara yang terjun ke jurang bersama mobil pengangkut di Jalan Raya Kesamben. Hasil diketahui 1 kotak suara mengalami penyok di bagian atas, sementara 4 lainnya robek kecil.
Meski begitu, surat suara yang ada di dalam 5 kotak suara tersebut masih aman dan tidak rusak. KPU dan Bawaslu Blitar langsung melakukan pergantian kotak suara yang rusak tersebut.
“Tadi ada satu yang penyok atasnya sementara 4 kotak lainnya hanya lecet-lecet dan terkena tanah,” kata Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santosa, Kamis (15/2/2024).
Diketahui sebelumnya, mobil pikap yang mengangkut 5 kotak suara dari TPS 17 Siraman Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar jatuh ke jurang sedalam 10 meter. Diduga mobil tersebut mengalami rem blong hingga menyebabkan terjun ke jurang.
Seluruh logistik Pemilu yang diangkut oleh mobil pikap tersebut pun juga ikut terjun ke jurang. Meski begitu KPU Kabupaten Blitar menyebut bahwa semua logistik yang diangkut oleh mobil itu masih lengkap dan aman.
“Tadi kotaknya sudah kita ganti semua, kalau tidak kita ganti maka kerawanannya meningkat karena kan masih harus dipindahkan ke kecamatan hingga kabupaten juga,” imbuhnya.
Selain memastikan semua surat suara aman, KPU Kabupaten Blitar juga langsung menjenguk KPPS dan sopir dari mobil pengangkut logistik Pemilu tersebut. Hasil pengamatan sementara sang KPPS dan sopir dalam keadaan baik meski mengalami luka ringan.
Meski sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Kesamben, namun keduanya kini telah diperbolehkan pulang.
“Tidak parah tadi hanya mengalami lecet-lecet yang rusak parah mobilnya tadi kacanya pecah,” tegasnya.
Sementara untuk kotak dan surat suara dari TPS 17 Siraman Kesamben kini telah diserahkan ke PPS untuk proses rekapitulasi. Selanjutnya surat suara tersebut akan diserahkan ke tingkatan Kecamatan dan Kabupaten. [owi/beq]






