Mojokerto (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menegaskan, distribusi logistik Pemilu merupakan hal yang sangat penting dari rangkaian tahapan Pemilu. Oleh karena itu jika ada permasalahan teknis diharapkan hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.
Hal tersebut disampaikan saat pendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke masing-masing Panitia Pemilihan Suara (PPS) pada, Selasa (13/2/2024). Secara resmi armada logistik diberangkatkan oleh orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dari Gudang Logistik KPU Kota Mojokerto di Jalan Mojopahit.
“Distribusi logistik Pemilu merupakan hal yang sangat penting dari rangkaian tahapan Pemilu. Oleh karena itu, jika ada permasalahan teknis tidak perlu dibesar-besarkan. Saya meyakini logistik ini akan bisa datang tepat waktu dan tidak ada kekurangan suatu apapun juga,” ungkapnya.
Luas wilayah Kota Mojokerto yang hanya 20,48 KM², menurutnya, bisa mempermudah distribusi logistik Pemilu 2024. Mas Pj (sapaan akrab, red) berpesan kepada seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar mengecek dengan sesama logistik yang telah diterima. “Insya Allah kalau semua sudah dijalankan dengan baik sesuai dengan SOP pasti semua juga akan dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin menyampaikan bahwa seluruh logistik Pemilu 2024 akan dikirimkan ke 394 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 4 TPS khusus se-Kota Mojokerto. “Pengiriman akan dibagi menjadi 3 gelombang,” katanya.
Gelombang pertama sebanyak 845 kotak akan dikirimkan ke Kecamatan Magersari, kemudian 550 kotak untuk Kecamatan Kranggan. Gelombang terakhir akan dikirimkan ke Kecamatan Prajuritkulon sebanyak 575 kotak. Pihaknya berharap seluruh pihak tidak mempermasalahkan kekurangan teknis yang kecil.
“Apabila ada kekurangan, selama surat suara tidak tercoblos cukup dicatat dalam berita acara. Saya yakin seluruh jajaran kami tidak akan melakukan pencoblosan di tempat ini, karena itu akan menciderai konstitusi,” tegasnya. [tin/kun]






