Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 21 pohon alpukat di kawasan Pantai Serit Desa Serang Kecamatan Panggungrejo, Blitar hilang dicuri orang. Peristiwa itu diketahui setelah pohon alpukat yang ditanam di area pantai hilang begitu saja.
Salah seorang saksi yang juga pegiat lingkungan di Pantai Serit, Endik Koeswoyo mengatakan, mendapatkan laporan dari pihak pengelola adanya pohon alpukat yang hilang. Selanjutnya, oleh pihak pengelola melakukan pemeriksaan ke lokasi.
“Tadi siang saya mau bikin konten, mendapatkan laporan dari teman pihak Pantai Serit kalau ada beberapa pohon alpukat yang hilang,” kata Endik Koeswoyo, Jumat (09/02/24).
Lokasi pohon alpukat yang hilang dicuri itu berada di sebelah kanan portal/pintu masuk Pantai Serit. Di lokasi yang ditanami alpukat ditemukan bekas galian.
“Kami hitung lubang (galian) tadi ada sekitar 21 pohon alpukat yang hilang. Tidak tahu kalau mungkin ada lebih,” imbuhnya.
Pihak pengelola Pantai Serit pun akan berkoordinasi dengan pihak berwajib terkait kejadian tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan jumlah total pohon yang hilang dicuri.
Serta untuk mengetahui siapa pelaku yang nekat mencuri pohon alpukat tersebut. Kasus ini merupakan yang pertama kalinya terjadi.
“Mereka akan berkoordinasi dengan pihak berwajib, agar pelakunya juga bisa ditindaklanjuti,” terangnya.
Sekedar diketahui puluhan pohon alpukat itu sebelumnya ditanam oleh para pecinta lingkungan maupun LDMH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan). Total ada sekitar 500 pohon berbagai jenis ditanam pada kawasan Pantai Serit, dengan luas sekitar 5 hektar.
“Ini bagian dari program LDMH dan sejumlah pihak pecinta lingkungan untuk menanam pohon di Pantai Serit. Jadi kami cukup menyangkan kejadian ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sebuah video merekam aksi dugaan pencurian pohon alpukat di Pantai Serit Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar viral di media sosial, instagram. Dalam video itu disebutkan sebanyak 21 pohon alpukat hilang dicuri.
Video yang diunggah oleh akun @endikkoeswoyo itu telah ditonton oleh 25 ribu orang. Dalam video dengan durasi 1 menit 30 detik itu juga dikomentari oleh beberapa netizen yang menyayangkan kejadian pencurian pohon alpukat itu. [owi/aje]






