Surabaya (beritajatim.com) – Para gus yang tergabung dalam Relawan Gawagis Surabaya merapatkan barisan dengan ngopi bareng untuk menentukan arah politik ke depan. Kegiatan ini berlangsung di Kopi Kenangan Margorejo, Kota Surabaya, pada Rabu (31/1/2024).
Perwakilan Gawagis Surabaya, Gus H. Alaika Bagus Kurnia PS Basyaiban mengatakan, pertemuan ini dihadiri beberapa anggota Gawagis Surabaya seperti Habib Fahmi Basyaiban, (pengasuh Annajiyah Sidosermo, Pengurus Ndaru Jatim), Gus Zulfan Mu’ti (Aktivis Jatman Surabaya), Gus Bobi (JQH NU Jatim). Juga dihadiri Farih Azsar, Caleg DPRD Surabaya Dapil 3 dari Partai Golkar nomor urut 8.
“Momentum perkumpulan para Gus ini memberikan Gambaran tertentu Bagaimana posisi kaum milenial muda,” ujar Gus Alaika.
Gus Alaika mengatakan sudah saatnya kaum muda mengambil peran dalam dunia perpolitikan dan pembangunan bangsa. Terutama kaum muda dari kalangan pesantren.
“Apalagi frame (citra) pesantren adalah ciri khas dari Indonesia itu sendiri,” kata dia.
Hal ini, terang Gus Alaika, telah dimanifestasikan oleh Gus Farih yang tengah maju dalam kontestasi Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPRD Kota Surabaya 2024. Langkah Gus Farih dinilai memberikan warna berbeda dalam barisan Nahdliyin.
“Dengan keberadaan Gus Fahri sebagai Calon Legislatif DPRD Kota Surabaya Nomor 8 mungkin bisa menjadi perwakilan daripada suara warga yang ada di Surabaya ke depannya untuk membangun citra pesantren di Surabaya menjadi lebih baik,” kata dia.
Lebih lanjut, Gus Alaika mengatakan, Gawagis berharap ke depan kaum sarungan lebih aktif dalam mengambil peran di segala lini pembangunan bangsa.
“Semoga warna Nahdliyin bukan hanya identik dengan warna hijau akan tetapi warna-warna yang lain termasuk warna kuning agar semakin menjadi wadah bagi semua elemen masyarakat dan golongan,” kata dia. [beq]






