Surabaya (beritajatim.com) – Menyambut Imlek 2024, Asosiasi Muda Jawa Timur berbagi kasih dengan mengadakan Bakti Sosial (Baksos) di Kampung Pecinan Kota Surabaya,
Baksos ini dilakukan di beberapa tempat. Di antaranya Gedung Setan, Dapuan, Kampung Pecinan tambak bayan, Nyamplungan, Tandes Karang Poh, Surabaya, Selasa (6/1/2024).
Sebanyak 1000 paket sembako dibagikan oleh Asosiasi Muda Jawa Timur yang bekerjasama dengan Yayasan Peduli Lita Mahfud Arifin, CV Hasil Tani Sejahtera, PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo), dan PT Aneka Sawit Sukses Sejahtera.
CEO Asosiasi Muda Jawa Timur Mulyadi mengungkap, kegiatan digelar dalam rangka untuk meringankan beban warga Tionghoa Surabaya ditengah tingginya harga pangan saat ini.
“Keturunan Tionghoa di Surabaya masih ada yang kurang mampu, oleh karena itu Asosia Muda Jawa Timur bersama dengan beberapa pengusaha membagikan 1000 sembako yang bertujuan untuk membantu kebutuhan masyarakat Surabaya ditengah harga pangan yang melambung tinggi,” kata Mulyadi.
Sembako yang dibagikan terdiri dari beras 5 kg, gula, minyak goreng dan mie instan. Menurut Mulyadi, Imlek tahun ini adalah tahun Naga Kayu yang mempunyai makna yang penuh energi dan semangat, naga diartikan dengan kesuksesan, kecerdasan, kehormatan.
“Sedangkan kayu melambangkan vitalitas dan kratifitas, harapan ini dapat menjadi kenyataan bahwa Indonesia mampu mewujudkan kesejahteraan pangan bagi bangsa Indonesia dan menjadi peyanggah pangan dunia,” sambung dia.
Aksi baksos kali ini, dibanjiri doa dari masyarakat Tionghoa. Beragam harapan dan doa turut membanjiri segala aktivitas yang dilakukan Asosiasi Muda Jawa Timur. Tak jarang raut haru bahagia tergambar di wajah mereka, senyum manis diiringi dengan gumam doa tergambar dari wajah setiap warga Tionghoa.
Salah satunya Lim Swie Ing, Ibu Rumah Tangga itu mengaku sangat senang mendapat perhatian di moment tahun baru Imlek ini.
“Terimakasih banyak kepada Asosiasi Muda Jatim telah membantu memberikan sembako. Semoga semuanya sukses selalu dan mendapat banyak rejeki,” kata Lim Swie Ing.
Hal yang sama juga dirasakan warga lainnya, Liang Kong Gun. Ia yang kesehariannya bekerja sebagai penjaga toko, sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan menjelang tahun baru Imlek.
“Sangat terbantu yaa, terimakasih banyak, semoga rejekinya tambah banyak dan bisa terus berbuat baik,” ujar Liang Kong Gun. [asg/beq]






