Blitar (beritajatim.com) – AND (33), warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menjadi korban pembacokan oleh saudara iparnya. Pria tersebut mengalami luka di punggung setelah dilukai oleh adik iparnya, ZNR (30).
Sebelum peristiwa itu terjadi, antara korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Diduga, cekcok tersebut dipicu oleh permasalahan ekonomi.
Kasi Humas Polres Blitar Ipda Heri Irianto, menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Kejadian pembacokan ini juga terjadi di rumah korban.
“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 02.30 WIB di rumah korban. Jadi korban dan pelaku ini masih satu rumah, pelaku menumpang di situ,” kata Kasi Humas Polres Blitar Ipda Heri Irianto, Selasa (6/2/2024).
Kejadian itu bermula saat ZNR (30) menumpang tidur di rumah kakak iparnya yakni AND (30). Belum diketahui pasti apa pemicunya, hingga keduanya terlibat cekcok.
Pelaku yang terlanjur emosi kemudian mengambil celurit yang ada di dapur. Tanpa pikir panjang celurit tersebut langsung disabetkan pelaku ke punggung korban.
Korban yang tidak sempat menghindar akhirnya terkena sabetan celurit di bagian punggung. Beruntung korban bisa melarikan diri, sehingga terhindar dari amukan pelaku yang telah gelap mata.
“Saat kejadian itu ada pekerja pencari pasir, kemudian direlai. Beruntung korban bisa diselamatkan, dan langsung dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,” ujarnya.
Pelaku yang tidak lain adalah adik ipar korban langsung diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Gandusari. Saat ini, peristiwa itu masih ditangani oleh Satreskrim Polres Blitar. ZNR dsn sejumlah saksi masih diminta keterangan lebih lanjut.
“Untuk saat ini pelaku sudah diamankan, proses penyelidikan masih berlangsung oleh Satreskrim Polres Blitar. Saksi – saksi juga dimintai keterangan,” jelasnya.
Dugaan sementara pelaku nekat melakukan aksi pembacokan tersebut lantaran masalah ekonomi. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku.
“Sementara masalah ekonomi, tapi belum tahu masih menunggu hasil penyelidikan. Nanti diinformasikan lebih lanjut,” tutupnya. [owi/beq]






