Ponorogo (beritajatim.com) – Petualangan maling bocah cilik (bocil) yang meresahkan warga di Ponorogo akhirnya berakhir. Petugas Polsek Ponorogo Kota akhirnya menangkap bocah laki-laki berinisial ALF tersebut.
Selain maling di toko buah di Jalan baru Suromenggolo, terakhir pada Minggu (28/1/2024) kemarin, bocah 14 tahun itu membobol minimarket di sekitar perempatan Jeruksing Kelurahan Tonatan Ponorogo.
“Aksi pelaku ini meresahkan warga, terakhir beraksi di sebuah minimarket di sekitar Perempatan Jeruksing,” kata Kapolsek Ponorogo, Iptu Muhammad Sahid Mustofa, Selasa (30/1/2024).
Dari laporan warga yang masuk Polsek Ponorogo Kota, ada 3 lokasi pelaku beraksi dalam sebulan terakhir. Tercatat, total kerugian materil yang dialami para korban di 3 TKP itu, sebesar Rp6,4 juta. Rinciannya, aksi di minimarket di dekat Perempatan Jeruksing, pelaku berhasil menggondol uang tunai Rp5,6 juta. Kemudian, di toko buah sebesar Rp500 ribu dan di kantin Puskesmas Ponorogo Utara sebesar Rp300 ribu.
“Dari barang bukti berupa rekaman CCTV dan keterangan saksi, pelaku ini memang gesit. Sangat tenang dalam beraksi. Bahkan di minimarket itu, pelaku masuk lewat dengan membobol genting di atap rumah,” katanya.
Setelah diamankan oleh petugas Polsek Ponorogo Kota, pelaku ALF kemudian akan diserahkan ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo. Sebab, pelaku masih dibawah umur, sehingga pelaku ini merupakan anak berhadapan dengan hukum (ABH).
“Pelaku statusnya anak berhadapan dengan hukum (ABH). Setelah ini kita serahkan ke unit PPA Satreskrim Polsek Ponorogo Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Sahid. [end/beq]






