Gresik (beritajatim.com) – Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Gresik mendapat kemudahan dalam hal pelayanan pengurusan paspor oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak. Langkah ini diambil karena masih ada CJH yang belum memiliki identitas negara tersebut. Pelayanan dilakukan dengan jemput bola.
Petugas imigrasi membuka pengurusan di Kantor Kemenag Gresik. Melalui kegiatan ‘eazy paspor’, Kantor Imigrasi Tanjuk Perak Surabaya mendatangi lokasi pemohon.
“Pelayanan dilakukan secara kolektif kepada para CJH Gresik. Ini terus kami lakukan dengan cara jemput bola,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Verico Sandi, Minggu (21/01/2024).
Ada sebanyak 1.460 pemohon CJH yang dilayani. Pelayanan jemput bola diberikan kemudahan agar para tidak perlu mengurus paspor di Surabaya. Apalagi bagi CJH yang sudah lansia.
“Kalau mengurus permohonan di Surabaya kan jauh. Ini kami dekatkan dengan terpusat di Kemenag Gresik,” ungkap Verico.
Untuk pengurusan paspor ini, lanjut dia, para CJH diharapkan menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan. Di antaranya KTP dan KK serta dokumen persyaratan pendukung seperti akta lahir, akta nikah, hingga ijazah.
“Semua berkas itu perlu divalidasi dulu, tapi dokumennya bisa fotokopi maupun asli,” urainya.
Layanan Eazy Paspor ini mendapatkan apresiasi dari para calon jemaah haji dan pihak Kantor Kementerian Agama Gresik. Pasalnya, para jamaah turut merasakan berbagai kemudahan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Tanjung Perak.
Sementara itu, salah satu CJH Abdul Aziz (60) mengaku senang ada pelayanan pengurusan paspor di Kantor Kemenag Gresik, tanpa harus mengurus di Surabaya.
“Saya sangat senang dan terbantu dengan layanan paspor di sini, sebab sangat memudahkan jemaah, dan petugasnya yang sangat ramah,” pungkasnya. [dny/but]






