Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) terus berkomitmen untuk mengembangkan bakat anak-anak muda, khususnya di bidang E-Sport lewat gelaran UEL Junior 2024 (Ubaya E-Sport League).
Rektor Ubaya Dr Benny Lianto mengatakan, UEL adalah agenda tahunan BEM Ubaya. UEL Junior ini digelar untuk memberikan wadah bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat mereka di bidang E-Sport.
“Semua peserta yang telah mengikuti tahapan lomba dan berprestasi akan berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk berkuliah secara berkualitas di Ubaya,” ujar Benny, Minggu (21/1/2024).
Kompetisi ini diikuti oleh 160 tim siswa SMA dari sekolah seluruh Indonesia. Acara yang berlangsung pada 19-28 Januari 2024 ini turut menghadirkan content creator Andovi Da Lopez pada pembukaan acara.
Di kesempatan itu, Andovi mengungkapkan bahwa permainan seperti E-Sport dapat dimanfaatkan pendidik sebagai media interaktif untuk mengajar siswa atau mahasiswa.
“Pemain E-Sport pun juga perlu punya keseimbangan antara bermain dan menghidupi kehidupan nyata. Jadi tidak hanya bermain, tapi juga belajar konsistensi, disiplin, dan kerja sama,” ujarnya.
Sebagai informasi, 160 tim akan bersaing pada game Mobile Legends dan PUBG Mobile. Satu tim terdiri dari 4-5 pemain dan merupakan siswa aktif SMA. Total hadiah mencapai Rp1 miliar berupa beasiswa dan uang tunai dari Ubaya. [ipl/but]






