Gresik (beritajatim.com) – Gresik United mewaspadai kebangkitan Persewar Waropen yang dipimpin kapten tim Boaz Sallosa, di laga lanjutan babak 12 kompetisi liga 2 yang digelar Rabu (17/1/2024) sore di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) tanpa penonton.
Duel tuan rumah Gresik United kontra Persewar bakal berlangsung menarik. Pasalnya, kedua tim sama-sama membutuhkan poin penuh. Bagi Gresik United, poin penuh di laga ketiga sangat penting guna memuluskan ke babak semifinal.
Sementara Persewar, memetik poin juga harga mati bila tak ingin terjerembab di grup Z. “Meski Persewar menelan kekalahan dua kali. Namun, tim ini memiliki kualitas serta mengandalkan kecepatan pemain yang menjadi ciri khas asal Papua,” ujar Pelatih Kepala Gresik United, Agus Indra Kurniawan, Selasa (16/1/2024).
Mantan pemain Petrokimia Putra galatama ini menambahkan, di Persewar juga ada sosok Boaz Sallossa. Pemain ini masih mumpuni, dan sebagai pemain depan tetap diwaspadai meski tidak muda lagi. “Boaz Sallossa masih memiliki kualitas. Antisipasinya sebelum mendapatkan bola di tengah harus diputus dulu,” imbuhnya.
Sementara, bek tengah Gresik United, Dimas Sukarno mengatakan, dirinya tidak silau dengan nama besar Boaz Sallossa. Sebagai pemain belakang siap menghentikan pergerakan bolanya. “Saya tahu Boaz Sallossa pemain besar, dan cuma melihatnya di televisi. Kali ini siap mengawal pergerakannya agar tidak menciptakan peluang gol bagi Persewar,” katanya.
Pelatih Persewar Eduard Ivak Dalam menyatakan meski materi timnya full pemain lokal siap mencuri poin di kandang Gresik United. “Kami sudah menelan kekalahan dua kali. Di Gresik wajib mendapatkan poin. Syukur bisa menang,” ungkapnya.
Hal senada juga dikemukan oleh mantan striker timnas Boaz Sallossa. Dirinya siap mencetak gol bila mendapatkan peluang di gawang Gresik United. “Mudah-mudahan Tuhan memberkati tim kami dan bisa meraih poin penuh. Saya sendiri siap mencetak gol serta memberi assist kepada pemain Persewar,” pungkasnya. [dny/suf]






