Jombang (beritajatim.com) – Angin kencang disertai hujan deras mengguyur Jombang Jawa Timur, Kamis (11/1/2024) sore. Akibatnya, sebanyak tujuh pohon di Jl Raya Tejo Kecamatan Mojoagung Tumbang.
Tentu saja, tumbangnya pohon tersebut mengganggu pengguna jalan yang sedang melintas di jalur nasional tersebut. Lalu lintas sempat mengular. Satlantas Polres Jombang melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Sejumlah petugas dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Pohon yang melintas ke jalan dipotong, lalu dievakuasi ke tepi jalan.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas langsung gerak cepat melakukan pembersihan. Menjelang magrib, situasi terkendali. Pohon yang tumbang berhasil kita evakuasi,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang Syamsul Bahri.
Syamsul mengatakan, hujan deras disertai angin mengguyur Jombang mulai sore. Nah, saat itulah pohon yang ada di tepi jalan nasional Desa Tejo Kecamatan Mojoagung tumbang. “Angin kencang disertai hujan deras. Kami imbau agar pengguna jalan senantiasa berhati-hati,” ujarnya.
Baliho Caleg Berserakan

Selain di kawasan Mojoagung, angin kencang juga menerjang Kecamatan Sumobito dan Kesamben. Sebelum hujan deras, awan hitam menggamntung di kawasan tersebut. Seiring dengan itu, hujan datang disertai angin kencang.
Sejumlah baliho yang berada di tepi jalan disapu angin kencang. Di antaranya di Desa Sebani dan Desa Bakalan Kecamatan Sumobito. Di dekat lapangan Sebani, nampak baliho caleg berbagai ukuran roboh. Begitu juga di sekitar jembatan setempat.
Hal serupa juga nampak di tikungan Desa Bakalan. Alat peraga kampanye (APK) milik calon legislatif juga bernasib serupa. Berserakan disapu angin. [suf]






