Jember (beritajatim.com) – Setelah menggebuk Mitra Surabaya 3-0 (2-0) dalam pertandingan perdana Grup AA Liga 3 Jawa Timur, di Stadion Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi, Senin (8/1/2024), Persid Jember siap memetik kemenangan kedua.
Macan Raung akan berhadapan dengan Madiun Putra yang dua hari sebelumnya kalah 1-2 dari Banyuwangi Putra. “Anak-anak sudah siap semua. Tidak ada yang cedera. Pemain inti bisa main. Ajudya Eka Kurniawan, bek kanan, yang kemarin tidak bisa turun karena akumulasi kartu, sekarang bisa dimainkan,” kata Achmad Jainuri, asisten pelatih Persid.
Dalam pertandingan pertama melawan Mitra Surabaya, dua gol kemenangan Persid dicetak melalui titik putih penalti oleh Iwan Sampurno pada menit 22 dan 83, dan Miftahul Husyen Rahmatullah pada menit 45. “Anak-anak saat itu menyesuaikan diri dengan kondisi di Banyuwangi. Tapi anak-anak tampil bagus, Motivasi dan strategi masuk. Anak-anak tidak ada yang main-main. Semua bersemangat,” kata Jainuri.
Jainuri menilai semua tim Liga 3 memiliki kemampuan sama. “Cara main Mitra baik dari segi sentuhan bola dan pergerakan bola kompak. Tapi mereka juga punya kelemahan di sisi pertahanan dan tengah. Keunggulan Persid 2-0 pada babak pertama memang murni hasil kerja keras para pemain,” katanya.
Saat menundukkan Mitra, barisan tengah dan belakang Persid cukuo solid. “Kami juga punya sayap-sayap luar biasa. Kalau kemarin anak-anak tenang, lima enam gol bisa masuk. Bola kena gawang beberapa kali,” kata Jainuri.
Kendati menang telak, Persid bukannya tanpa kelemahan. Eka tidak bisa bermain karena akumulasi kartu, sehingga posisi bek kanan diisi Christian Alfredo Saviola. Sementara bek kiri Persid Alvaro Changia Rahman kemarin mengalami cedera. Namun pemain-pemain pengganti dan inti Persid memiliki kemampuan merata.
Jainuri mengantisipasi kebangkitan Madiun Putra. “Saya berharap anak-anak bisa bermain seperti saat melawan Mitra. Mereka harus bisa mengendalikan emosi. Kemarin awal-awal anak-anak harus mengendalikan emosi. Wajar, mereka ingin menang dan belum bisa menyesuaikan diri. Intinya hari ini adalah pertandingan final. Pertandingan besok, kami pikirkan besok,” katanya. [wir]






