Ponorogo (beritajatim.com) – Identitas pembunuh Suyoto (50), warga Dukuh Krajan, Desa Pulung, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo akhirnya terkuak. Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Prasetyo (24), yang masih kerabat dan tinggal bertetangga dengan korban.
Jasad Suyoto ditemukan tergeletak di jalan desa setempat. Pelaku menghabisi korban dengan memukulkan balok kayu dan dumpal tiang bendera ke Suyoto hingga tewas.
Tragedi yang mengerikan yang terjadi sesaat setelah perayaan tahun baru, berdasarkan keterangan sejumlah warga. Warga menyampaikan korban dan pelaku tengah merayakan pergantian tahun tersebut.
Saat kejadian terjadi, beberapa warga sekitar lokasi mengetahuinya. Sebab, terdengar suara cek cok yang berlanjut tindakan penganiayaan berujung kematian tersebut.
Usai membunuh Suyoto, Prasetyo melarikan diri ke hutan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya saat mengetahui kedatangan petugas kepolisian. Saat kejadian ada warga yang langsung melapor ke Polsek Pulung.
“Petugas gabungan dari Polsek Pulung dan Satreskrim Polres Ponorogo melakukan lidik awal terkait kejadian tindak pidana 338 ini,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Perdana, Senin (01/01/2024).
Sejumlah petugas kepolisian pun melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut. Polisi menyisir hutan kayu jati yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sebab, menurut informasi warga, pelaku langsung lari ke hutan, ketika mengetahui polisi datang ke tempat kejadian.
“Pelaku kabur, ini masih kita cari dan dalami. Dengan melakukan penyisiran di hutan dekat dengan lokasi kejadian,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, mengawali tahun baru 2024, warga Kabupaten Ponorogo digegerkan dengan kasus Rojopati di Kecamatan Pulung. Tepatnya di Lingkungan Dadapan Dusun Krajan Desa Pulung. Seorang laki-laki ditemukan tewas tergeletak di jalanan setempat. Nampak, sebuah penegak tiang bendera yang terbuat dari beton, menindik kedua kaki korban tewas tersebut.
Menurut infomasi yang dihimpun beritajatim.com, korban yang tewas bersimbah darah di jalanan itu , diketahui bernama Suyoto (50), warga Dusun Krajan, Desa Pulung, Kecamatan Pulung. Kuat dugaan korban tewas karena dibunuh, sebab ada luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.
“Tadi ada orang yang teriak-teriak. Saya lihat ada orang yang diduga pelaku. Saya bingung dan takut akhirnya saya lapor polisi,” kata Karyono, salah satu saksi warga setempat.
Kejadian penganiayaan yang menyebabkan pembunuhan itu, terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat petugas kepolisian dari Polsek Pulung datang, pelaku pun langsung ambil langkah seribu untuk melarikan diri. Pelaku, masuk ke dalam hutan jati milik Perhutani KPH Madiun.
“Tadi sempat ada pengejaran, namun karena kondisi saat itu masih gelap, warga kehilangan jejak pelaku,” pungkasnya. [end/beq]






