Sidoarjo (beritajatim.com) – Sejumlah baliho alat peraga kampanye (APK) dari para calon legislatif yang terpasang di titik-titik strategis kawasan kota Sidoarjo raib dari tempatnya menyusul kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kota Delta, Rabu (27/12/2023).
Sejumlah APK di kawasan Taman Pinang misalnya, yang semula terdapat APK para caleg termasuk APK dari KPU Sidoarjo sudah tak ada lagi sejak Rabu siang.
Salah seorang caleg DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Jatim II (Kabupaten Sidoarjo), Hari Yulianto menyampaikan, APK dirinya berukuran 2×3 meter yang terpasang di kawasan Taman Pinang sejak 8 Desember dikabarkan raib pada Rabu pagi.
“Laporan dari relawan dan kader, pencopotan APK dilakukan pada Selasa (26/12) malam,” kata Hari Yulianto yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim melalui rilis yang diterima beritajatim.com Rabu (27/12/2023).

“Itu pun (pencopotan red,) bukan oleh pihak berwenang, dalam hal ini penyelenggara pemilu, KPU maupun Bawaslu,” sambung Kepala Direktorat Logistik dan Infrastruktur Tim Pemenangan Daerah Jatim (TPD) Ganjar – Mahfud itu.
Hari menyesalkan kejadian tersebut. Sebab, jika pun ada pencopotan, harusnya ada pemberitahuan kepada para caleg atau kepada partai sebagai peserta pemilu. “Jadi tidak ada pemberitahuan sama sekali,” ungkapnya dengan menyebut akan melaporkan kasus ini ke Bawaslu Kab. Sidoarjo.
Untuk di ketahui, siang tadi Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke PT Maspion dan penyerahan sertifikat program PTSL di GOR Serbaguna Sidoarjo serta sertifikat wakaf tanah untuk masjid, musalla dan tempat pendidikan di Masjid Agung Sidoarjo. (isa/ian)






