Ponorogo (beritajatim.com)– Dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Polres Ponorogo bersama TNI dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah menyiapkan langkah serius. Sebanyak 285 personel gabungan akan terjun dalam operasi Lilin Semeru. Hal itu menunjukkan komitmen untuk menciptakan suasana yang kondusif selama perayaan Nataru.
Untuk memastikan persiapan petugas, Polres Ponorogo melakukan gelar pasukan di jalan Alun-alun utara untuk memastikan dalam menyambut perayaan tersebut. Jelang nataru ini, Polres Ponorogo akan membangun 7 pos yang tersebar di bumi reog.
“Untuk kelancaran nataru kali ini, kita bangun 7 pos yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Ponorogo,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo, Kamis (21/12/2023).
Pos pengamanan utama berada di Alun-Alun Ponorogo. Kemudian 3 pos pengamanan lainnya, ditempatkan di jalan Gajah Mada, Terminal Seloaji, dan Pos polisi perempatan Mlilir. Sementara sisanya, merupakan 3 pos pantau. Yang akan ditempatkan di kawasan objek wisata Telaga Ngebel, Gereja di Sooko, dan Pos pantau di Bukit Soeharto di Badegan.
Menurut AKBP Anton Prasetyo, operasi Lilin Semeru untuk pengamanan Nataru, kali ini akan berlangsung mulai tanggal 23 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Pos-pos yang didirikan tersebut, diharapkan menjadi titik kegiatan masyarakat, yang mendukung terciptanya situasi aman di Ponorogo selama perayaan Nataru.
“Pos-pos yang didirikan ini, diharapkan mendukung terciptanya situasi aman di Ponorogo selama perayaan Nataru,” katanya.
Kapolres Ponorogo mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kondusifitas selama perayaan tersebut. Yakni dengan harapan bahwa Ponorogo dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana yang aman dan damai.
“Semoga nataru di Ponorogo kali ini dalam suasana aman dan damai,” pungkasnya. [end/but]






