Surabaya (beritajatim.com) – Indonesia berduka dengan berita meninggalnya Mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada Era Presiden Soeharto, Kuntoro Mangkusubroto, pada usia 76 tahun.
Kuntoro Mangkusubroto menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu pagi, tepat pukul 01.03 WIB di Rumah Sakit RSCM Kencana.
Berita duka ini dibenarkan oleh Sekretaris Kuntoro Mangkusubroto, Anindityas, saat dihubungi media pada pagi hari.
“Beliau meninggal dunia di RSCM Kencana pukul 01.03 WIB tadi,” ungkap Anindityas, sedikit memberikan gambaran kesedihan atas kepergian sosok yang memiliki kontribusi besar dalam dunia energi dan pertambangan di Indonesia.
Jenazah almarhum Kuntoro Mangkusubroto akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kesemek Blok S Nomor 2 Kompleks Kalibata Indah, Jakarta Selatan.
Kuntoro Mangkusubroto merupakan tokoh yang tidak hanya dikenal sebagai mantan Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia pada periode 1998-1999, tetapi juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN Persero pada tahun 2000-2001.
Pendidikan tingginya ditempuh di Institut Teknologi Bandung dan Stanford University, Amerika Serikat. Hinggal gelar doktoralnya juga diperoleh di ITB jurusan Ilmu Teknik bidang Ilmu Keputusan pada tahun 1982.
Pada masa pascatsunami dahsyat yang melanda Aceh dan Nias pada 26 Desember 2004, Kuntoro Mangkusubroto dipercaya untuk menjadi Kepala Badan Pelaksana – Badan Rehabilitasi Rekonstruksi Aceh-NIas. Tugasnya melibatkan pemulihan kawasan yang terdampak oleh bencana tersebut.
Selain itu, Kuntoro Mangkusubroto juga pernah mengepalai Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) pada Kabinet Indonesia Bersatu II di tahun 2009.
UKP4 merupakan lembaga adhoc yang dibentuk Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan fokus memastikan kelancaran pemenuhan program kerja kabinet.
Dengan berbagai prestasinya, Kuntoro Mangkusubroto akan dikenang sebagai tokoh yang berjasa dalam memajukan sektor pertambangan, energi, dan dalam menangani dampak bencana alam di Indonesia. (ian)






