Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan acara Goyang Santuy Bareng SBI (Solidaritas Bikers Indonesia) di Tugu Pahlawan telah mengajukan izin konser.
Namun dalam pengajuan izin tidak ada unsur kampanye dalam acara tersebut.
“Izinnya ke Disbudporapar acara bikers membuat konser. Saya dapat informasi ada dugaan atribut (partai),” kata Wiwiek Widayati, Rabu (6/12/2023).
Izin itu, kata Wiwiek, diajukan h-1 sebelum acara atau tanggal 5 Desember 2023. Izin itu diberikan lantaran tidak ada unsur politik atau kampanye di dalamnya.
“Kami memberi izin bikers untuk konser. Malam ini ada laporan dugaan unsur politik. Kami klarifikasi bahwa tidak ada kampanye (pada izin) yang saya tahu bikers untuk konser,” jelas dia.
Saat ini, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bakesbangpol untuk menindaklanjuti hal tersebut. Tetapi, Disbudporapar tidak bisa menghentikan acara karena hal tersebut kewenangan dari Bawaslu.
“Jadi, kalau ada unsur politik nantinya konfirmasinya ke bawaslu juga. Sementara acara itu gak tau ada unsur politik,” kata dia.
Kedepan pihaknya akan lebih selektif lagi untuk mengeluarkan izin serupa. Hal ini agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
“Lebih selektif lagi untuk mengeluarkan izin, siapa tamu yang akan diundang? Lebih detail. Karena ini kegiatan sudah masuk kampanye, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas dia.
Sementara itu, Ketua SBI, Firosya Shalathi menegaskan kegiatan tersebut bukan merupakan kampanye. Dia menjelaskan acara itu diadakan sebagai hiburan, mendukung UMKM dan mengumpulkan komunitas pecinta motor. Kaesang diundang sebagai tokoh Milenial.
“Kaesang memang diundangan, sebagai tokoh milenial anak muda, supaya beliau ikut meramaikan acara ini. Kan beliau juga suka motor. Sebagai anak muda sempat beberapa kali ikut kegiatan anak motor” kata dia.

Ditanya soal atribut partai, dia menyebut itu hanya kebetulan. Sebab, tak dapat dipungkiri Kaesang merupakan ketua umum PSI.
“Jadi, otomatis mungkin massa datang secara sendirinya. Ini free htm, kami tidak membatasi dan larangan, cuman untuk bendera yang masuk kami dicegah sedini mungkin, tidak terbawa masuk sampai venue,” tandas Firosya.
Sebagai informasi, Solidarity Bikers Indonesia menggelar konser di Tugu Pahlawan Surabaya, Rabu (6/12/2023). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. Kegiatan tersebut dikhawatirkan mengandung kampanye.
Tugu Pahlawan merupakan kawasan yang dilarang untuk menggelar kampanye.
Peraturan itu tertuang dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nomor 614.1 tertulis sepanjang Jalan Pahlawan boleh dipasang alat peraga kampanye (APK). Namun, tidak boleh ditempatkan di Tugu Pahlawan.
Baca Juga:
Massa Beratribut PSI Bikin Macet Jalan Embong Malang Surabaya
Berdasarkan pantauan di lapangan, baliho ucapan selamat datang Kaesang Pangarep Ketua DPP PSI terpasang tepat di depan Tugu Pahlawan.
Tak hanya itu, beberapa penonton konser juga ditemukan memakai kaos berwarna hitam dengan lambang Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Kaesang tiba di Tugu Pahlawan dengan menggunakan baju jeans dengan logo Solidarity Bikers Indonesia.[asg/ted]





