Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC, secara resmi memperkenalkan Richard Erlangga sebagai pelaksana presiden klub kebanggaan suporter Madura Bersatu.
Hal tersebut tidak lepas dari kasus yang menimpa Bos Laskar Sape Kerrab, Achsanul Qosasi yang terjerat kasus pengadaan Menara BTS 4G Kominfo Republik Indonesia, Jum’at (3/11/2023) lalu.
Richard Erlangga bukanlah sosok asing di tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura. Sebab ia sebelumnya sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), khususnya dalam setahun terakhir.
“Bang Richard secara resmi ditunjuk (sebagai Acting Club President) setelah melalui diskusi intens dengan seluruh manajemen klub,” kata Media Officer Madura United FC, Ferdiansyah Alifurrahman Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Madura United Plot Dalberto sebagai Suksesor Junior Brandão
Beruntung diskusi intens yang dilakukan jajaran manajemen, disambut baik oleh Richard Erlangga. Sehingga ia dengan lapang dada menerima amanah sebagai leader klub yang saat ini bersaing di papan atas klasemen sementara Liga 1 2023-2024.
Bahkan seluruh jajaran manajemen klub, juga memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan usaha berkelanjutan yang digagas klub di tengah kondisi yang dihadapi saat ini.
“Jadi seluruh manajemen Madura United FC berkomitmen untuk bahu membahu, dan bekerja sama melanjutkan pengelolaan klub sesuai target yang telah ditetapkan di awal musim kompetisi BRI Liga 1 2023/2024,” pungkasnya. [pin/ted]






