Mojokerto (beritajatim.com) – Pohon dan warung di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, roboh diterjang angin kencang saat hujan deras pada Kamis (30/11/2023). Pohon tumbang dan warung semi permanen ambruk di tiga titik yakni di Desa Tanjungkenongo, Bendunganjati, dan Warugunung.
Hujan deras disertai angin kencang terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Di Desa Tanjungkenongo, sebuah pohon jenis sengon dengan diameter 30 cm tumbang diterjang angin. Di Desa Bendunganjati, pohon ambar dengan diameter 80 cm juga tumbang.
Sementara di Desa Warugunung, ada dua pohon yakni pohon jenis pengon dan mahoni. Dahan dengan diameter 25 cm tersebut menimpa kabel Penerangan Jalan Umum (PJU). Selain itu, dua warung semi permanen di Desa Warugunung turut roboh dihempas angin.
BACA JUGA:
Situs Bhre Kahuripan Mojokerto, Lokasi Pendharmaan Raja ke 3 Majapahit Tribhuwana Tungga Dewi
Bersama TNI/Polri, Dinas Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (DPRKP2) dan relawan, Tim Team Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengevakuasi pohon tumbang.
Arus lalu lintas di lokasi, utamanya Jalan Raya Pacet-Mojosari, sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung. Arus lalu-lintas menuju jalur wisata tersebut sudah bisa dilalui dan lancar setelah proses evakuasi pohon tumbang selesai dilakukan petugas.
BACA JUGA:
Dispussip Kota Mojokerto Tingkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Arsip Melalui Bintek
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, hujan dibarengi angin kencang terjadi dengan kecepatan mencapai 30 km/jam. “Karena faktir cuaca dan terlalu rimbun dan kontur tanah di lokasi yang gembur,” ungkapnya, Jumat (1/12/2023).
Sementara untuk warung, masih kata Khakim, roboh karena lapuk dimakan usia. Dua warung semi permanen tersebut sudah lama tidak ditempati sehingga saat terjadi hujan disertai angin kencang menyebabkan bangunan warung roboh.
“Iya ada kabel PJU terputus karena tertimpa pohon tapi alhamdulilah tidak ada korban jiwa karena saat kejadian jalanan sepi. Untuk proses evakuasi sendiri selesai sekitar pukul 16.30 WIB, arus lalu-lintas kembali lancar setelah proses evakuasi dilakukan,” katanya. [tin/beq]







