Surabaya (beritajatim.com) – Heboh beredar pesan whatsApp informasi kemasan atau sasetan miras AO (Asli Otentik) merek Orang Tua yang diberikan untuk anak-anak.
Kemasan AO berwarna kuning oranye itu diduga produk tersebut merupakan minuman keras yang dijual bebas dan targetnya kepada anak-anak.
Informasi itu viral yang dishare pada grup-grup WhatsApp dari imbauan yang bertanda tangan Puskesmas Tanah Kali Kedinding. “Assalaamu’alaikum Bapak Ibu Guru jika ada yg menemukan anak/siswa/siswinya , siapa saja sedang mengkonsumsi diatas bentuk sasetan, segera di rampas & disita..karena ini adalah bentuk miras yg di jual bebas dan targetnya adalah anak-anak. Ttd Puskesmas Tanah Kali Kedinding,”tulis informasi pesan yang beredar.
Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna mengatakan bahwa awal informasi itu viral yang dishare pada grup-grup WhatsApp pada Senin (9/10/2023) kemarin. Dia mengaku kaget bahwa informasi tiba-tiba viral mengatasnamakan Puskesmas Tanah Kali Kedinding.
“Tidak ada mengatasnamakan Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Kenapa tiba-tiba viral itu muncul kaget saya,” kata Nanik, Selasa (10/10/2023).
Nanik menegaskan bahwa produk AO yang diviralkan merupakan produk tanpa izin edar dan bukan produk dari produsen Orang Tua Grup.
“Hasil koordinasi dan konfirmasi dengan BPOM RI di Surabaya, produk tersebut diedarkan dan dipromosikan di Medsos oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” katanya.
Dinkes Surabaya juga menjelaskan bahwa terkait kemasan sasetan bahwa pihak dari Produsen Orang Tua Group telah melaporkan ke BPOM RI di Semarang.
“Oknum yang menjadi sumber pemalsuan produk juga sudah diproses secara hukum di Kepolisian,”tegasnya.
Kemudian informasi ini juga heboh di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan (Kalsel) beredarnya jenis minuman kemasan berisi miras yang bertuliskan AO Orang Tua.[asg/kun]






