Malang (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat hadir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H Keluarga Besar Nahdatul Ulama (NU) Kota Malang. Acara ini digelar di Halaman Gedung PCNU Kota Malang, pada Minggu (8/10/2023).
Dalam acara ini dihadiri oleh rois syuriah dan ketua tanfidziyah PCNU kota Malang beserta pengurus, ketua lembaga dan banom NU, serta jajaran MWC dan ranting NU se Kota Malang.
Wahyu Hidayat mengatakan bahwa Peringatan Maulid Nabi, merupakan wahana yang tepat untuk menunjukkan kecintaan dan ketauladan serta menjadikan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai panutan hidup.
“Kita patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, serta tindakan yang arif dan bijaksana itulah perilaku yang diwarnai oleh al quranul karim. Selain membawa risalah Islam yang rahmatan lil alamin, Rasulullah juga ditugaskan untuk menyempurnakan akhlak manusia, serta mencontohkan rasa ikhlas dan toleransi dalam beribadah kepada allah serta umat manusia secara keseluruhan,” ujar Wahyu.
Wahyu menekankan bahwa berkaitan dengan toleransi umat beragama karena Islam terkenal dengan agama yang sempurna. Sebagai umatnya harus mencontoh akhlak nabi dalam setiap gerak dan langkah menjalani kehidupan ini.
Hal inilah yang harus dipegang dalam menjaga toleransi dalam keberagaman yang dimiliki masyarakat Kota Malang. Sehingga walaupun berbeda agama maupun suku, harus saling menghormati dan menghargai serta dapat bekerjasama sepanjang tidak melanggar prinsip agama maupun peraturan yang berlaku.
“Saya berharap dukungan dari segenap keluarga besar Nahdlatul Ulama Kota Malang untuk senantiasa mengiringi langkah saya dalam menciptakan masyarakat menjadi pribadi yang toleran terhadap perbedaan, baik berbeda dengan sesama umat Islam, berbeda antar umat beragama, dan termasuk juga antar umat beragama dengan pemerintah untuk mewujudkan kondusivitas daerah,” ujar Wahyu.
“Saya juga berharap sinergitas PCNU Kota Malang untuk membersamai pemerintah daerah dalam rangka membangun karakter generasi muda agar menjadi generasi islami yang berakhlakul karimah, yang terpuji, kreatif dan inovatif; sebagai modal penguatan SDM Kota Malang,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Truk Muat Puluhan Orang Terbalik di Malang, Dua Meninggal Dunia
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Dr. Isroqunnajah, dalam sambutannya mengatakan bahwa memperingati kelahiran Nabi Muhammad menjadi hal yang penting, dengan menguatkan iman dan cinta. Mulai dari diri sendiri, keluarga, dan jemaah Nahdhatul Ulama, dan cinta kepada Nabi Muhammad. Sebab, Nabi Muhammad sebagai uswatun hasanah, dan idola utama bagi umat islam.
“Saya menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran seluruh jemaah dan mohon maaf karena bersamaan pengajian rutin ahad pagi. Jadwalnya yang mungkin menjadi agak lama karena rutinan sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad. Mohon maaf pula atas segala penyambutan dan penyajian acara yang mungkin kurang berkenan. Semoga langkah kita ini dapat semakin menumbuhkan kecintaan kita pada Nabi Muhammad,” ujar Gus Is. [luc/but]






