Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan dengan tekad swadaya berupaya memperbaiki jaringan pipa air yang rusak akibat kebakaran di kawasan Gunung Arjuno. Mereka melakukan ini karena belum ada kepastian dari pemerintah setempat terkait perbaikan tersebut.
Kepala Desa Jatiarjo, MH Dardiri, menjelaskan bahwa selama ini desanya mendapatkan pasokan air dari enam mata air di lereng Gunung Arjuno. Namun, akibat kebakaran hebat yang melanda beberapa waktu lalu, sejumlah bagian jaringan pipa air sepanjang 2 kilometer mengalami kerusakan yang signifikan.
“Keadaannya sangat memprihatinkan ada dua pipa besar yang mengalami kerusakan dan tidak ada campur tangan Pemkab. Sehingga warga bergotong royong memperbaiki sendiri saliran pipa airnya,” ungkap Dardiri.
Dampak dari kebakaran tersebut adalah berkurangnya debit air secara drastis. Bahkan Dardiri menyebut bahwa pengurangan debit air mencapai 50 persen. Akibatnya, warga terpaksa harus melakukan perjalanan jauh mendaki gunung untuk mendapatkan air langsung dari sumber mata air.
“Warga bergantian naik ke gunung setiap harinya, dengan berjalan kaki lebih dari 10 kilometer. Lokasi oengambilan air juga tidak bisa dilewati sama kendaraan roda dua jadi warga harus berjalan kaki,” tambahnya.
BACA JUGA: Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Berambisi Bangkitkan Persekabpas
Dardiri menyebut bahwa pihak desa telah mendengar kabar adanya rencana perbaikan saluran pipa air oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Namun, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang jelas dari pemerintah setempat.
“Informasinya mengatakan bahwa perbaikan akan dilakukan minggu ini, tetapi belum ada kepastian. Kami berharap perbaikan segera dilakukan,” tambahnya.
Namun, warga tidak hanya menunggu tindakan dari pemerintah. Sambil menunggu perbaikan resmi, mereka secara swadaya memperbaiki titik-titik saluran pipa air yang rusak. Menurut Dardiri, saat ini sekitar 300 meter dari saluran air sudah diperbaiki oleh warga secara swadaya.
“Proses perbaikan telah dimulai sejak minggu lalu dengan upaya sementara,” pungkasnya. (ada/nap)






