Pamekasan (beritajatim.com) – Perwakilan suporter Madura United FC dan Persebaya Surabaya, sepakat dan mufakat mematuhi regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjelang laga Derby Jawa Timur, Minggu (17/9/2023) mendatang.
Laga bertajuk Derby Suramadu, antara tuan rumah Laskar Sape Kerrab menjamu tim tamu Bajul Ijo, dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura.
Rapat koordinasi antara kedua perwakilan suporter tersebut, dihadiri manajemen Madura United, Zia Ul Haq Abdurrahim, perwakilan Polres Bangkalan, serta perwakilan kedua suporter, di antaranya Fathur Rahman (K-Conk), Munadi (Trendi), Alex Tualeka (Bonek).
“Dalam rapat itu muncul kata mufakat bahwa kedua elemen suporter sepakat mematuhi regulasi tentang tim tamu dilarang keras hadir di SGB,” kata SSO Madura United FC, Sapto Wahyono, Kamis (14/9/2023).
Baca Juga: Bos Madura United Minta Bonek Tak Datang ke Madura
Bahkan kedua elemen suporter khususnya perwakilan Bonek, juga memiliki komitmen serupa untuk mematuhi regulasi yang sudah ditetapkan.
“Perwakilan Bonek yang di hadiri oleh saudara Alex, mengatakan siap (tidak bertandang ke SGB) dan akan melakukan kordinasi dengan korlap-korlap Bonek. Tentunya kita mengapresiasi iktikad baik ini,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga sangat berharap elemen suporter tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, salah satunya dengan tetap mematuhi aturan yang ditetapkan. “Kami harap kedua belah pihak saling memahami dan menghargai keputusan ini, tentu ini juga untuk kenyamanan bersama,” harap Sapto.
“Tidak kalah penting, kita juga mengimbau kepada seluruh suporter untuk saling mengingatkan, agar tetap dan selalu mematuhi ketentuan yang ada (ketentuan yang ditetapkan,” pungkasnya. [pin/ted]






