Lamongan (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda Dusun Wide, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Enam ekor sapi dan seekor kambing milik peternak hangus terpanggang api.
Hewan-hewan ternak itu mati terpanggang dalam kebakaran yang melanda sejumlah bangunan. Di antaranya 1 rumah milik reza (35) dan 3 kandang yang masing-masing milik Jumardi (55), Muskim (45), serta Kasmuri (62).
Diduga kebakaran yang menggerogoti bangunan yang terbuat dari kayu milik warga Dusun Wide, Desa Sendangharjo itu berasal dari percikan api yang diakibatkan oleh korsleting arus listrik setempat.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.45 WIB, Senin (28/8/2023) dini hari. Kebakaran juga membuat kandang setempat rata dengan tanah.
“Iya, telah terjadi kebakaran rumah dan 3 kandang di Dusun Wide, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong sekitar pukul 02.45 WIB, tadi dini hari,” kata Anton, Senin (28/8/2023).
Menurut Anton, kejadian kebakaran tersebut baru dilaporkan kepada pihak Damkar sekitar sejam kemudian, yakni sekira pukul 03.50 WIB. Selang 20 menit dilaporkan, 1 unit armada Damkar tiba ke lokasi kejadian.
“Armada tiba di TKP pukul 04.10 WIB dan setelah berjibaku dengan api selama beberapa jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.20 WIB dengan jumlah armada 1 unit pompa dan 1 water supply,” terang Anton.

Anton membenarkan, kejadian kebakaran tersebut setidaknya telah menghanguskan 6 ekor sapi dan seekor kambing yang ada di 3 kandang tersebut. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian yang ditimbulkan mencapai hingga Rp150 juta.
“Korban jiwa nihil dan dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta dan aset yang bisa diselamatkan lebih kurang Rp100 juta,” paparnya.
BACA JUGA:
Setelah api berhasil dijinakkan, petugas damkar tetap melakukan pembasahan di lokasi kejadian demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.
“Personil dan armada meninggalkan tempat pada pukul 07.30 WIB setelah melakukan pembasahan,” pungkas Anton sembari berpesan kepada para warga agar tetap waspada dan berhati-hati. [riq/but]






