Malang (beritajatim.com) – Jelang Pemilu 2024, Pemuda Pancasila Malang memastikan tidak akan berafiliasi dengan partai politik (parpol) manapun. PP Malang membebaskan pilihan politik seluruh kadernya.
“Tahun ini adalah tahun politik. Artinya apa? Menjelang Pemilu 2024, kami pastikan PP tidak akan berafiliasi ke partai manapun,” ujar Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Malang, Priyo ‘Bogank’ Sudibyo, Senin (28/8/2023).
Bogank yang juga menjabat Ketua Kadin Kabupaten Malang itu menjelaskan, ada ribuan kader PP di Kabupaten Malang. Tidak sedikit dari kader PP saat ini berkiprah di berbagai parpol.
“Mereka, kader-kader PP ini, ada di semua partai politik dan sebagai caleg. Kader kami menyebar di semua partai. Saya sendiri pun tidak terikat oleh partai manapun, bahkan ditawari apapun saya tidak mau. Karena semua saya anggap teman,” terang Bogank.
BACA JUGA:
Priyo Bogank Kembali Jabat Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang 2023-2027
Bogank mengaku, secara personal boleh saja memberikan dukungan. Namun, secara institusi organisasi, PP tidak terikat partai manapun.
“Kalau saya pribadi sih ada yang saya dukung. Cuma tidak etis kalau saya sampaikan. Namun yang pasti, kader PP akan selalu berada di garda depan menjelang Pemilu. Jadi ketika ada ancaman, ada yang mau mengganggu pesta demokrasi, kami siap terdepan. Karena pesta demokrasi bagi kami adalah sebuah pesta yang harus dinikmati. Bukan saling benturan, menjatuhkan, apalagi mengolok-ngolok karena berbeda pilihan,” beber Bogank.
BACA JUGA:
Karnaval Kota Malang Bawa Misi Perdamaian Lewat Kreativitas
Pria yang juga Ketua Harian PBVI Kabupaten Malang itu menambahkan, akan mendaftar Panwaslu sebagai salah satu ormas yang dilibatkan untuk pengawasan Pemilu.
“Karena kader kita ada di setiap kecamatan. Jadi pantauannya akan gampang. Seperti yang sudah kita lakukan di Pikada, Pilbup Malang, Pilkades, apa lagi Pilpres mendatang,” Bogank mengakhiri. [yog/beq]






