Banyuwangi (beritajatim.com) – Pra Porprov cabang olahraga sepakbola berlangsung sengit. Pertandingan di Kabupaten Lumajang, tim Porprov Banyuwangi sempat terseok-seok di laga kedua mereka.
Sempat menang di pertandingan perdana melawan Kabupaten Pamekasan, namun mereka harus kalah saat menghadapi tuan rumah Lumajang. Putra Blambangan kalah 2-0 tanpa balas.
Di laga ketiga, Tim Porprov Banyuwangi mau tidak mau harus menjalani laga hidup mati. Mereka harus menang saat menghadapi Kabupaten Probolinggo.
M. Rizki Ramadhan dan kawan-kawan dipompa motivasi untuk memenangkan pertandingan. Pasalnya, jika tidak mereka tidak bakal lolos ke putaran final pada Porprov Jatim VIII 2023 mendatang.
Tim asuhan Eko Suhariyanto, mencoba mengambil keuntungan dengan modal 3 poin. Mereka dipersiapkan untuk main lepas.
Alhasil, pelatih dituntut untuk memutar otak mengolah taktik dan strategi di lapangan. Mantan punggawa Persewangi Banyuwangi ini juga turut bekerja ekstra keras agar timnya menang dan lolos.
Awal pertandingan melawan Kabupaten Probolinggo, Tim Porprov Banyuwangi tampil maksimal. Namun, perjuangan mereka belum membuahkan hasil setidaknya sampai di penghujung laga.
Baca Juga: Kabupaten Pasuruan Bidik 5 Besar Porprov VIII Jatim 2023
Namun, tanpa disadari mereka tiba-tiba menggebrak melalui Akbar Syakira yang memecah kebuntuan. Tepat di menit 45+1, dia mampu membobol gawang Probolinggo dan merubah kedudukan sementara 1-0.
Babak kedua. Terlecut oleh hasil babak pertama, sang M. Rizki ‘Pogba’ berhasil memainkan perannya dengan baik. Memimpin jenderal lapangan tengah Banyuwangi.
Namun, skor bukan hasil dari kreatornya. Melainkan berasal dari pemain belakang, yakni Andika Dwi Putra selang 6 menit babak kedua dimulai. Kedudukan unggul 2-0 untuk Banyuwangi.
Tak berhenti di sini, sang kapten M. Rizki Pogba juga tak mau diam. Dia juga membuka kran gol untuk memperbesar jarak skor atas lawannya di menit ke 75.
Selang 1 menit kemudian, lagi-lagi Akbar Syakira membuat brace. Tim Porprov Banyuwangi unggul 4-0.
Melihat kondisi skor yang cukup mencolok, bukan berarti akhir dari segalanya. Para pemain Banyuwangi justru semakin bersemangat meluapkan kegembiraan melalui permainan indah.
Petaka bagi kiper Probolinggo yang rela memungut bola kembali saat pertandingan akan usai. Melalui pemain pengganti Rafli Adtya Ramadhan, Banyuwangi semakin menenggelamkan Kabupaten Probolinggo.
Atas hasil ini, Tim Porprov Banyuwangi mampu mengemas 6 poin dan dipastikan lolos ke Porprov Jawa Timur VIII mendatang yang akan diselenggarakan 9-16 September di 4 kota. Di antaranya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Mojokerto serta Kabupaten Jombang. (rin/ted)






