Sumenep (beritajatim.com) – Pemkab Sumenep menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk normalisasi dua sungai di Desa Muangan Kecamatan Saronggi, dan Desa Torbang Kecamatan Batuan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Hendri Hartono menjelaskan, proyek normalisasi itu untuk pengendalian banjir dan abrasi pantai.
“Alhamdulillah anggaran tahun ini mencapai Rp1 milar. Lebih besar dibanding tahun lalu Rp600 juta,” katanya, Jumat (18/8/2023).
Ia mengatakan, dua paket proyek normalisasi sungai itu akan dikerjaan secara bersamaan. Saat ini masih dalam tahap perencanaan. Diperkirakan proyek normalisasi sungai itu baru bisa dikerjakan sekitar September atau Oktober 2023.
“Memang agak molor pengerjaannya, karena kendala administrasi. Tapi dalam waktu dekat, lelang pekerjaan dua proyek ini segera dilaksanakan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Siswa SD di Sumenep Ikuti Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan RI Gunakan Baju Adat
Sementara Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dul Siam menyesalkan molornya pengerjaan proyek normalisasi sungai tersebut. Menurutnya, proyek itu bersifat mendesak untuk segera dilakukan, agar bisa selesai sebelum musim penghujan tiba.
“Saya berharap akhir Agustus sudah bisa dikerjakan, supaya nututi sebelum musim hujan tiba. OPD terkait harusnya serius segera mengerjakan proyek ini,” ujarnya.
BACA JUGA:
Warga Sumenep Upacara di Kali Marengan, Beri Pesan Sungai Bukan Tempat Sampah Terpanjang
Ia menambahkan, musibah banjir merupakan kejadian alam yang tidak dapat diprediksi. Namun setidaknya bisa diminimalisir. Karena itu, ia meminta Pemkab untuk mencari terobosan dalam pengendalian banjir.
“Apalagi anggarannya tahun ini lebih besar. Harusnya Pemkab lebih optimal lagi dalam upaya pengendalian banjir,” tukasnya. [tem/beq]






