Gresik (beritajatim.com) – Satlantas Polres Gresik punya cara tersendiri menekan angka kecelakaan lalu lintas (Laka) selama bulan Agustus 2023. Di bulan itu, fatalitas kecelakaan mencapai 11 persen dengan jumlah 47 kejadian. Mirisnya, penyebab peristiwa itu dominasi faktor kelalaian pengendara roda dua.
Untuk menekan angka kecelakaan polisi setempat menggelar sosialisasi yang menyasar para pelajar. “Selain menghimbau, kami juga memberikan pamflet berisi berbagai materi tentang keselamatan berkendara,,” ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah, Rabu (16/08/2023).
Dalam pamflet tersebut, terdapat barcode yang berisi berbagai materi. Mulai dari regulasi lalu lintas, rambu-rambu, hingga kumpulan soal-soal ujian teori surat ijin mengemudi (SIM). “Ini kami lakukan agar masyarakat memahami dan menerapkannya saat berkendara. Termasuk, sebagai bahan persiapan sebelum membuat SIM,” ungkap Agung.
Hal senada disampaikan Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda M. Azmi. Dalam barcode tersebut juga informasi tentang tugas pokok dan fungsi seluruh unit lantas. Termasuk layanan kepolisian yang berkaitan langsung dengan masyarakat. “Salah satunya informasi tentang dirubahnya sirkuit uji praktik SIM C. Yang lebih memudahkan para pemohon,” paparnya.
Setidaknya, selama Agustus 2023 Korps Bhayangkara Satlantas Polres Gresik mencatat 47 kecelakaan. Bahkan, 5 nyawa melayang di jalanan Kota Pudak. Parahnya, faktor kecelakaan justru disebabkan karena kelalaian pengemudi dan melanggar lalulintas. “Mayoritas pengemudi berusia produktif. Baik anak muda maupun kalangan pelajar,” pungkas Agung. [dny/kun]
BACA JUGA: Puluhan Polwan Polres Gresik Bersih-bersih Pantai






