Banyuwangi (beritajatim.com) – Event lari 10 KM bertajuk Banyuwangi Night Run sukses digelar. Mengambil start dan finish di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, gelaran sport tourism itu mengundang ratusan peserta.
Ya, Banyuwangi Night Run menjadi ajang perdana digelar di daerah ini. Meski demikian justru memberi kesan positif bagi pengikutnya.
Tidak kurang 700 peserta ambil bagian dalam lomba lari itu. Bangganya, hampir seluruh peserta menilai memuaskan acara itu.
Lebih dari itu, banyak warga yang memberikan sambutan luar biasa. Tak ayal menjadi support semangat bagi setiap peserta yang melalui sepanjang rute.
Saat acara berlangsung, jalanan malam di pusat kota berubah menjadi lautan pelari. Tak hanya berjibaku dengan peserta lain, mereka justru turut terkesima dengan antusiasme warga.
“Euforianya dapat. Sangat meriah baik dari peserta maupun warga,” kata Gema Bagus Kurniawan, peserta yang timnya menjuarai ajang tersebut.
Sesuai aturan yang tetapkan panitia, tim Gema terdiri dari lima orang. Tiga pria dan dua wanita. Mereka adalah para pelari dari Banyuwangi, Bondowoso, dan Gianyar, Bali. Tim tersebut berhasil menyelesaikan balapan dengan catatan waktu sekitar 40 menit.
BACA JUGA:
Keseruan Lari 10 KM di Banyuwangi Night Run 2023
Menurut Gema, rute yang dilewati dalam Banyuwangi Night Run cukup menarik. Mereka melewati area spot wisata di Pantai Boom, pusat kuliner seafood di Kampung Mandar, ruas jalan protokol, hingga gang-gang di perkampungan.
Melewati area perkampungan, Gema merasakan keseruan yang berbeda. Warga-warga kampung tampak antusias mendukung mereka. Bahkan, beberapa warga tak segan menawarkan minuman dan camilan sebagai bentuk suport bagi para pelari.
“Tadi banyak warga yang memberi semangat. Mereka banyak membantu,” kata Gema.
Pengalaman serupa disampaikan Ifon. Tim Ifon yang merupakan gabungan pelari asal Banyuwangi, Situbondo, Malang, dan Blitar menjadi yang tercepat kedua dalam ajang tersebut.
“Rutenya asyik. Banyak warga dan penonton yang memberi dukungan. Pesertanya juga antusias sekali,” katanya.
BACA JUGA:
Komplek Bersejarah Inggrisan Banyuwangi Bakal Dipugar
Khusus untuk mengikuti event itu, Ifon dan rekan-rekannya telah mempersiapkan diri sekitar sebulan lamanya. Menjadi juara kedua sudah cukup memuaskan bagi mereka.
Bahkan, keduanya mengharapkan Banyuwangi Night Run bisa digelar setiap tahun. Mereka juga menitip pesan agar gelaran itu bisa memberikan sensasi lari malam yang lebih menarik dan menantang.
“Harapannya ini bisa digelar lagi dan akan menjadi event yang akan kami tunggu,” pungkasnya. [rin/but]






