Malang (beritajatim.com) – Rencana tempat relokasi bagi penyewa ruko di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, tak kunjung disiapkan pemerintah. Meskip, batas waktu pengosongan ruko sudah mendekati jadwal yang ditentukan yakni Minggu kedua di bulan Agustus 2023 ini.
Salah satu penyewa ruko di Stadion Kanjuruhan, Lilis mengatakan, tempat yang disediakan untuk relokasi para penyewa ruko dirasa kurang besar. Sehingga, lahan relokasi yang sempit membuat barang-barang penyewa tidak muat untuk dipindahkan ke tempat relokasi sementara.
“Tempat relokasi tidak sepadan, karena sangat kecil dan tidak akan muat dengan barang-barang yang kita miliki,” kata Lilis, Selasa (1/8/2023).
Menurut Lilis, penyewa ruko yang berasal dari Kecamatan Singosari itu menjelaskan, dirinya merasa cemas dengan kesepakatan tempat relokasi yang berupa lahan sebesar 4×4 meter dengan bedak berupa tenda. Hal itu membuat banyaknya barang miliknya, tidak bisa tertampung.
Hal yang sama juga dirasakan, Hamim Tohari yang juga menyewa ruko di kawasan Stadion Kanjuruhan. Hamim berharap lahan relokasi sudah siap untuk ditempati. Dirinya juga meminta penambahan batas waktu untuk mengosongkan kios atau pindah dari tempat lama ke tempat baru.
“Kepada pihak terkait agar memberikan waktu yang lebih lama, karena kami juga memerlukan waktu untuk mengosongkan kios. Selain itu, tempat baru jangan terlalu sempit, agar kami bisa leluasa,” Hamim mengakhiri.
BACA JUGA:
Stadion Kanjuruhan Direnovasi- Polres Malang Pastikan Relokasi Pedagang Kanjuruhan Adil dan Transparan
Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi menjelaskan, saat ini proses relokasi para pedagang yang menyewa di ruko area Stadion Kanjuruhan sudah dalam proses penataan.
“Renovasi masih dalam penataan, sudah dirakorkan di Sekda dan yang menangani adalah Dispora,” tegas Sanusi, Senin (30/7/2023) siang lalu.
Sanusi menuturkan, untuk tempat relokasi telah disediakan disebelah timur stadion. Lokasi tersebut akan segera dilakukan perataan dan dirubah menjadi reloksi sementara.
“Kejelasan tempat di sebelah timur akan diratakan dan dijadikan tempat penampungan,” tegas Sanusi.
BACA JUGA:
Aksi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Hadang Presiden Jokowi
Sanusi menambahkan, lokasi Stadion Kanjuruhan harus segera dikosongkan sebelum proses renovasi Stadion Kanjuruhan sesuai dengan standar FIFA.
“Sebelum mulai direnovasi sudah harus steril,” pungkas Sanusi. [yog/but]






