Malang (beritajatim.com) – Hari Santri Nasional dijadikan momentum oleh Pelopor Hari Santri Nasional, KH Thoriq Bin Ziyad, untuk mengajak seluruh kader muda Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar untuk turut berperan dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia.
Gus Thoriq, panggilan akrabnya, menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri acara Kaderisasi Tingkat Dasar GMNI di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Sabtu (29/7/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Gus Thoriq memberikan pesan kepada pemuda dan aktivis GMNI agar berkontribusi secara nyata dalam perubahan positif dan berperan aktif dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Perjuangan mahasiswa memiliki peran sentral dalam membentuk karakter bangsa. Kalian adalah harapan dan masa depan Indonesia, mari bersama-sama bergerak untuk menciptakan perubahan positif,” ujar Gus Thoriq dengan antusiasme, disambut oleh tepuk tangan meriah dari seluruh kader GMNI yang hadir.
Lebih lanjut, Gus Thoriq menekankan pentingnya kaum muda untuk tetap teguh memegang nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. Ia juga mengajak seluruh kader GMNI dari UNU Blitar untuk selalu menghormati dan melestarikan kearifan lokal sebagai bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya Indonesia yang beragam.
BACA JUGA:
Tahun Baru Islam, Gus Thoriq : Santri Harus Miliki Semangat Pembaharuan
“Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Mari jaga kerukunan, hormati perbedaan, dan jadilah motor perubahan ke arah yang lebih baik,” tegas Gus Thoriq.
Kehadiran Gus Thoriq, yang juga merupakan Pengasuh Ponpes Babusalam Malang dan Inisiator Hari Santri Nasional, memberikan semangat baru bagi para mahasiswa untuk terus berjuang.
Selain memberikan semangat, ulama muda yang dikenal karena dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat ini juga memberikan arahan tentang pentingnya kemandirian dan kepemimpinan berkualitas.
BACA JUGA:
Inisiator Hari Santri Gus Thoriq Jadi Caleg Partai Demokrat
“Manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Jadilah pemimpin yang dapat menginspirasi banyak orang,” tutur Gus Thoriq.
Acara Kaderisasi GMNI di wisata Omah Limas Desa Tulungrejo ini juga menyepakati komitmen bersama bagi aktivis GMNI UNU Blitar untuk menjadi agen perubahan positif di tengah-tengah masyarakat.
Dengan semangat perjuangan yang ada, diharapkan organisasi mahasiswa GMNI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. (yog)






