Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto memperpanjang masa Penerimaan Siswa Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 secara offline untuk memenuhi pagu Sekolah Dasar (SD). Penerapan PPDB offline sebagai upaya untuk memenuhi jumlah pagu SD yang tidak terisi yakni sebanyak 135 kursi.
Kepala Dinas P&K Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, perpanjangan masa PPDB offline di seluruh SDN di Kota Mojokerto dibuka kembali 14 Juli akan ditutup pada 16 Agustus 2023. “Sudah dibuka kembali kemarin di sekolah masing-masing boleh menerima secara offline. Dari 135 itu yang belum terisi kini menjadi 94,” ungkapnya, Selasa (25/7/2023).
Masih kata Amin, lembaga pendidikan telah berupaya optimal untuk mencari murid guna memenuhi pagu di masing-masing sekolahnya. Menurutnya, bagi lembaga sekolah yang tidak terpenuhi jumlah pagu siswa maka akan menjadi bahan evaluasi dalam PPDB di tahun depan.
“Biasanya sebelum itu kemungkinan tanggal 16 Agustus terakhir PPDB offline untuk SD. Ya tidak apa-apa kalau tidak terpenuhi, berarti di tahun depan kita berusaha Regrouping lagi. Nanti kita evaluasi lagi, kita rapatkan dengan dewan pendidikan, kepala sekolah dan pengawas terkait langkahnya apa,” katanya.
Baca Juga: Perlintasan Rel KA di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto Ditutup, Ini Jadwalnya
Sebagai evaluasi akan dilakukan regrouping atau penyatuan dua unit SD menjadi satu kelembagaan. Amin mengungkapkan sejumlah faktor penyebab kekurangan pagu siswa SD dipengaruhi banyak hal, yang meliputi tingkat keberhasilan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pendidikan di Kota Mojokerto.
“Hasil kajian kecenderungan orang tua menyekolahkan anak-anaknya ke pendidikan dasar yang berlandaskan agama. Mereka rela mengeluarkan uang lebih untuk pendidikan dasar anaknya ke PAUD maupun SD swasta, misalnya SD Islam Terpadu Permata dan lain-lain. Kalau bagi kami tidak masalah karena Dinas P&K tidak hanya untuk sekolah negeri namun juga untuk mengembangkan sekolah swasta,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, jumlah pagu PPDB SDN di Kota Mojokerto sebanyak 1.372 kursi, namun jumlah pagu yang terisi sekitar 1.237 kursi. Sebanyak 1.048 kursi terisi calon peserta didik warga Kota Mojokerto dan 189 kursi warga luar Kota Mojokerto. Sedangkan jumlah pagu tidak terisi 135 kursi. [tin/ted]
![SD Negeri di Kota Mojokerto Tahun 2023 Kekurangan Siswa Kepala Dinas P&K Kota Mojokerto, Amin Wachid. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG_20221027_123125-e1684418383500.jpg)





