Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebanyak 27 guru di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH Mukmin Sidoarjo mendapatkan pelatihan dari Akademisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Pelatihannya yakni merancang pembelajaran dengan mengintegrasi literasi dan numerasi.
Pelatihan dilaksanakan selama sepekan. Yakni mulai 10 Juli 2023 hingga 17 Juli 2023. Dimulai dari tanggal 10 Juli 2023 dengan pemberian materi dan diskusi tentang rancangan pembelajaran mengintegrasikan literasi dan numerasi.
Selanjutnya kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan agenda penyusunan modul ajar integrasi literasi dan numerasi dan simulasi modul ajar di kelas sampai tanggal 17 Juli 2023.
Ada empat pemateri, mulai Profesor Suryanti yang merupakan Koordinator Program Studi (Koorprodi) S-3 Pendidikan Dasar Unesa. Kemudian, dilanjutkan Nadia Lutfi Chairunnisa, Ummu Khairiyah, dan Duhwi Indartiningsih.
Pemateri pertama yakni Profesor Suryanti, yang menyampaikan terkait Inspirasi Pembelajaran dan Penilaian yang Menguatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi.
“Pengembangan literasi dapat dilakukan dengan strategi belajar seperti Menggarisbawahi kata atau frase penting, Membuat catatan dan membaca catatan, Meringkas, Membuat pertanyaan berdasarkan bacaan, PQRS, Membuat mind-map (peta pikiran), Membuat diagram frayer dan Membuat tabel Tahu-Ingin-Pelajari (TIP),” kata Suryanti.
Pemateri kedua yaitu Nadia Lutfi Choirunnisa yang menjelaskan terkait rancangan pembelajaran terintegrasi literasi dan dilanjutkan dengan penjelasan contoh modul ajar terintegrasi literasi di kelas tinggi.
Selanjutnya dijelaskan modul ajar terintegrasi literasi di kelas rendah oleh Ummu Khairiyah. Dilanjutkan, penyampaian materi terkait dengan pembelajaran terintegrasi numerasi dijelaskan oleh Duhwi Indartiningsih. “Usai pelatihan, harapannya guru-guru bisa mengembangkan modul ajar integrasi literasi dan numerasi sehingga menunjang persiapan asesmen kompetensi minimum siswa,” pungkasnya. [fiq/kun]
BACA JUGA:






