Gresik (beritajatim.com) – Naas dialami Kasman (65) warga Desa Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik. Kasman yang seorang sopir, malah tewas tergencet di dalam truk galian C. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian yang menimpa Kasman bermula saat proses bongkar muat tanah uruk di area tambang, tepatnya di Desa, Bungah, Kecamatan Bungah.
Korban yang mengemudikan dump truck W 9733 UE saat kejadian berada di ruang kemudi untuk antri bongkar muat tanah uruk. Korban tidak sendirian, sejumlah dump truck lain yang juga berada di kawasan tambang galian C.
Saat dump truk B 9241 PDB yang dikendarai Nurani Kristiawan (46) warga Desa Tapelan, Ngraho, Bojonegoro, tiba-tiba truk yang dikendarai ambles tepat berada di sebelah kanan kendaraan korban.
Dalam hitungan detik, truk yang dikendarai korban ambles. Usai ambles, kendaraan tersebut, menimpa dump truck yang dikemudikan korban.
Korban yang berada di dalam terjepit dan dinyatakan meninggal dunia. Proses evakuasi jasad korban menggunakan alat berat. Satu unit excavator diturunkan untuk mengeluarkan korban dari ruang kemudinya. Jasadnya langsung dievakuasi menggunakan ambulance ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Kapolsek Bungah Kompol Sujito membenarkan insiden kecelakaan kerja di lokasi tambang galian C tersebut. “Memang benar, kejadiannya kemarin malam korban meninggal dunia dan kasusnya ditangani Satreskrim Polres Gresik,” ujarnya, Jumat (7/7/2023).
Perwira pertama Polri itu menambahkan, atas kejadian ini pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi. Termasuk rekan kerja korban. “Saksi-saksi sudah diperiksa dan kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Gresik,” pungkasnya. [dny/kun]
BACA JUGA:






