Gresik (beritajatim.com) – Haul akbar ke 68 Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf yang berlangsung di Jalan KH.Zubair Gresik, dibanjiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah. Acara tahunan tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh komunitas muslim. Haul akbar itu untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa Al-Imam Al-Qutb Al-Habib Abu Bakar Assegaf dalam menyebarkan ajaran Islam.
Puncak Haul itu berlangsung tiga hari. Mulai dari khataman kitab Ihya Ulumiddin di Kediaman Habib Abu Bakar, kemarin (4/7). Hari kedua saat ini digelar Maulid Subuh. Sedangkan puncak peringatan Haul besok (6/7) dengan kegiatan berziarah ke Makam Habib Abu Bakar Assegaf di Masjid Jami Gresik.
Haul berlangsung di Gresik ini adalah acara Haul terbesar urutan ke 3 di tanah air setelah Haul Guru Zaini Sekumpul (Martapura Kalimantan Selatan) dan Haul Syekh Abubakar bin Salim (Cidodol, Jakarta Selatan) karena dihadiri ribuan peziarah.
Pelaksanaan Haul disambut antusias oleh masyarakat. Khususnya, warga Jalan KH.Zubair yang mempersiapkan berbagai persiapan. Setiap ada kegiatan tersebut, ratusan nasi kebuli yang ditempatkan di talam dipersiapkan untuk menjamu jamaah selama acara haul berlangsung.
Ketua Panitia Haul Habib Ali menuturkan, peringatan haul Habib Abu Bakar di Gresik kali ini diperkirakan lebih ramai dari tahun sebelumnya. “Tahun ini masyarakat yang datang lebih besar dari sebelumnya. Padahal, acara berlangsung selama tiga hari,” tuturnya, Rabu (5/7/2023).
Ia menambahkan, untuk memperlancar kegiatan Haul ini. Pihaknya dibantu Pemkab Gresik serta aparat TNI-Polri turut membantu mulai dari kegiatan acara, parkir, toilet umum dan kebutuhan logistik. “Masyarakat yang datang tidak hanya dari Gresik melainkan juga dari dari seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Sementara itu, Juned (40) salah satu jamaah asal Kediri mengatakan, dirinya sengaja datang ke acara Haul Habib Abu Bakar Assegaf supaya mendapat berkah. “Saya datang bersama 5 orang berangkat pagi langsung menuju ke lokasi Haul di Jalan KH Zubair Gresik,” katanya.
Seperti diketahui, Habib Abu Bakar lahir di kampung Besuki, Jawa Timur tahun 1285 H. Di saat terakhir hayatnya Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf melakukan puasa selama 15 hari, setelah itu wafat pada tahun 1376 H di usia 91 tahun. Jasadnya dimakamkan di pemakaman Masjid Jami Gresik. [dny/kun]
BACA JUGA:






