Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan telah melakukan vaksinasi dosis pertama kepada 94,17 persen warga setempat. Sedangkan untuk dosis kedua progres vaksinasi sudah mencapai 71 persen.
“Dosis pertama kita 94,17 persen. Dosis kedua 71 persen dan dosis ketiga (booster) sudah 95 persen. Lansia masih 52,76 persen, pelajar SD-SMP hampir sudah semua, kalau SMA belum dapat laporan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, Selasa, (2/1/2021).
Husnul menuturkan, kendala vaksinasi di Kota Malang terjadi pada kategori lansia. Untuk kategori ini vaksinasi lansia masih di angka 52,76 persen. Dinkes Kota Malang menargetkan vaksinasi lansia 100 persen tercapai di akhir tahun ini.
“Kendala mereka (lansia) pada kondisi tubuh dan penyakit bawaan. Tapi insyallah semuanya kita targetkan selesai tahun ini. Semua kita targetkan selesai tahun ini,” imbuh Husnul.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksin-kota-malang”]
Husnul mengatakan, saat ini Kota Malang sudah mendapat kiriman vaksin Pfizer sebanyak 30 ribu dosis. Vaksinasi itu untuk usia 17 tahun ke atas dan diselenggarakan oleh pihak swasta di Transmart Mall. Sedangkan, vaksinasi bagi pelajar berusia 5 tahun hingga maksimal di bawah 12 tahun belum berlaku di Kota Malang. Mereka masih menunggu petunjuk teknis dari Kemenkes RI.
“Belum ada petunjukan dan regulasi, jadi itu (vaksinasi anak usia di bawah 12 tahun) belum. Datangnya sudah sejak 25 Oktober 2021 lalu (jenis Pfizer). Tapi dilakukan city corps (instansi swasta). Sasarannya masyarakat umum yang lewat Transmart itu jumlahnya 30 ribu,” tandas Husnul. (luc/ted)






