Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 90 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lamongan telah resmi beroperasi, setelah diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto secara daring, bersamaan dengan 1.061 KDKMP se-Indonesia.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan peluncuran tersebut menjadi langkah awal penguatan ekonomi kerakyatan, dan menjadi momentum yang telah dinantikan masyarakat.
“Hari ini kita ikut senang, bangga, berbahagia bahwa KDKMP yang sudah kita tunggu-tunggu kiprahnya oleh masyarakat, hari ini telah diresmikan oleh Pak Presiden Prabowo,” kata Yuhronur, usai mengikuti peluncuran secara daring, dari KDKMP Sukorejo, Kecamatan Lamongan, Sabtu (16/5/2026).
Yuhronur menyebutkan, sejumlah KDKMP di Lamongan sudah mulai menjalankan aktivitas ekonomi dan menjalin kerja sama dengan SPPG, terutama dalam penyediaan kebutuhan pokok. Salah satunya KDKMP Sukorejo.
“Ini merupakan satu percontohan, dan sudah ada 216 dari KDKMP yang sudah siap terbangun, dan nantinya akan dioperasionalkan,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu optimistis program KDKMP akan mampu mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat.
“Insyaallah, kami semua optimistis ke depan KDKMP di Kabupaten Lamongan ini akan sukses dengan baik, sebagaimana program-program Pak Presiden yang lain, termasuk swasembada pangan, MBG, cek kesehatan gratis, sekolah rakyat dan program lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyebut target pembangunan koperasi di Lamongan terus dipercepat.
“Di Lamongan ini sejumlah 474 desa, harapannya nantinya ke depan sudah bisa terbangun semuanya Koperasi Merah Putih. Target kita wilayah Kabupaten Lamongan sampai di bulan Juli akhir nanti, yaitu 329 sudah terbangun 100 persen, dan di bulan Agustus akan dilaunching lagi sesuai petunjuk Bapak Presiden,” ujarnya.
Setelah resmi beroperasi, mengajak masyarakat mendukung keberadaan koperasi, dengan berbelanja di Koperasi Merah Putih.
“Salah satunya yang ada di wilayah kita ini yaitu di Kelurahan Sukorejo, ini sudah bisa operasional, bisa kita lihat semuanya isi dari koperasi itu sudah terisi semuanya,” pungkasnya. (fak/ted)






