Pasuruan (beritajatim.com) – Sekitar 736 ojek online dan offline di seluruh Kabupaten Pasuruan akan menerima bantuan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa mengatakan bantuan ini guna mengatasi isu inflasi.
Dana yang diberikan sejumlah Rp 200 ribu yang diberikan satu bulan sekali. Namun, dana ini ditunda dan akan diberikan selama tiga bulan yakni sejumlah Rp 600 ribu. “Dana yang diberikan merupakan ojek online dan offline binaan dari Dinas Perhubungan. Data ini juga sudah disinkronkan dengan Dinas Sosial sehingga tidak ada ketimpangan,” kata Agus, Selasa (29/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-pasuruan”]
Diketahui dana bantuan ini mulai bisa diambil pada Rabu (30/11/2022) besok melalui kantor pos. Diharap dari dana ini bisa digunakan bagi para ojek online maupun offline yang taraf ekonomi ke bawah.
Diketahui ojek online di wilayah Kabupaten sendiri masih sepi peminat. Hal ini dikarenakan masyarakat masih menggunakan cara lama dengan mendatangi pangkalan ojek online. “Masyarakat masih suka mendatangi pangkalan ojek ditempat yang sudah ditentukan. Karena masyarakat masih menerapkan konsep lama sehingga minim para ojek online di Kabupaten Pasuruan,” lanjutnya.
Agus juga membeberkan saat ini di wilayah Kabupaten Pasuruan hanya ada beberapa titik yang ada ojek online. Diantaranya yakni wilayah Kecamatan Pandaan dan Bangil. (ada/kun)






