Bojonegoro (beritajatim.com) – Hingga 5 bulan terakhir, telah terjadi 46 kasus kebakaran di wilayah Bojonegoro. Untuk itu, memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau untuk lebih waspada sehingga tidak terjadi kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Gunawan mengatakan, kasus kebakaran yang terjadi selama lima bulan terakhir, yakni dari Januari hingga Mei 2023 ada sebanyak 46 kasus.
Kasus terakhir, kebakaran terjadi di Desa Guyangan RT 04 RW 01 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Petugas mendapat laporan sekitar pukul 10.00 WIB, kemarin. Api membakar sampah daun bambu kering yang menjalar ke dinding bangunan rumah.
“Api sempat menjalar ke dinding rumah milik Zaenal Arifin, sekitar 15 menit kemudian api berhasil dipadamkan. Sehingga tidak aset korban berhasil diselamatkan,” ujar Ahmad Gunawan, Rabu (31/05/2023).
Petugas Damkarmat memadamkan api menggunakan dua unit fire truck dengan personel sebanyak 10 orang. Dari hasil pengumpulan bahan keterangan, kebakaran diduga berasal dari pembakaran sampah daun bambu kering yang menjalar ke kursi bekas serta dinding bangunan.
BACA JUGA:
Kebakaran Nyaris Landa Perumahan Ladiva Menganti Gresik
Ahmad Gunawan mengimbau, agar masyarakat lebih waspada dengan tidak melaukan aktifitas pembakaran yang bisa berdampak membahayakan. Apalagi memasuki musim kemarau api semakin cepat menjalar. [lus/kun]






