Jember (beritajatim.com) – Jawa Timur mengirimkan empat tim dalam turnamen sepak bola amputasi Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) 2022. Namun tuan rumah Persatuan Sepak Bola Amputasi Jakarta (Persaj) yang justru jadi juara.
Empat tim asal Jatim adalah Persatuan Sepak Bola Amputasi Surabaya (Persas), Persatuan Sepak Bola Amputasi Madura (Persam), Persatuan Sepak Bola Malang (Persam), dan Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember (Persaid) Kabupaten Jember.
Dalam babak final, Persaj mengalahkan Persatuan Sepak Bola Amputasi Surabaya (Persas) 7-1, di Lapangan Pamentas Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/11/2022) sore kemarin. Empat gol Persaj dicetak Agung Rizky dan tiga gol diborong Sahata Sianturi. Gol tunggal Persas dicetak Ilham.
Tak hanya menjuarai turnamen, empat pemain Persaj juga menyabet gelar terbaik. Sahata Sianturi menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan 9 gol, Hasim menjadi kiper terbaik, Agung Rizky menjadi pemain terbaik, dan Zahrel menjadi pemain muda terbaik.
Tanda-tanda Persaj bakal mendominasi sudah terlihat sejak awal turnamen. Mereka melibas Persatuan Sepak Bola Amputasi Madura (Persam) 12-0. Hanya Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember (Persaid) Kabupaten Jember yang bisa mengimbangi anak-anak Jakarta dan memaksakan adu penalti. Persaj hanya menang 1-0.
Posisi ketiga diraih Persaid yang mengalahkan Persatuan Sepak Bola Malang (Persam) 5-0. Rixhi Saputra, pelatih Persaid, menyebut posisi tiga besar sudah sesuai target awal. “Kami memang menargetkan minimal semifinal,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepak-bola-amputasi”]
Sejak awal Rixhi nenyebut Persaj lawan terberat. Semua pemain Persaj adalah pemain tim nasional. Sementara Persaid diperkuat empat pemain tim nasional. “Ke depan agenda kami adalah mempersiapkan pemain agar lebih baik lagi,” kata Agus Sabirin, Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Jember.
Agus berharap dukungan pemerintah daerah benar-benar terealisasi. “Kami akan tetap berlatih rutin membenahi apa yang menjadi kekurangan tim, termasuk dari pengelolaan anggaran.Kami akan mempersiapkan tim mengikuti even sepakbola amputasi Jawa timur Cup I pada Februari 2023. Mei kemungkinan akan dilaksanakan Piala Presiden,” kata Rixhi. [wir/suf]






