Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 344 guru honorer yang lolos passing grade pada tes rekrutmen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2021 lalu, namun belum memperoleh penempatan, akhirnya bisa tersenyum lebar. Pasalnya, mereka akhirnya dinyatakan lulus oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk menjadi PPPK pada rekrutmen tahun 2022 lalu.
“Ratusan guru honorer lolos passing grade ini merupakan prioritas pertama. Sehingga ketika pada rekrutmen sebelumnya belum dapat tempat mengajar, akhirnya diprioritaskan pada rekrutmen selanjutnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo Andy Susetyo, Jumat (10/03/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”guru-honorer”]
Pengumuman guru honorer yang menjadi prioritas pertama dan diangkat menjadi PPPK itu, diumumkan oleh BKN pada tanggal 8 Maret 2023. Ratusan guru honorer dari Ponorogo ini juga termasuk beruntung. Sebab, pada kesempatan yang sama sekarang nasional, ada 3.034 guru honorer prioritas pertama yang dibatalkan. Andy menjelaskan tidak adanya guru honorer prioritas pertama di Ponorogo yang dibatalkan itu, diperkirakan karena klasifikasinya yang lengkap.
Selain itu, penempatan guru honorer prioritas pertama itu, juga sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada di bumi reog. “Jadi mereka tidak dibatalkan itu, diperkirakan karena klasifikasinya sudah lengkap dan penempatannya sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada,” katanya.
Andy menambahkan bahwa dalam pengumuman dari BKN pada tanggal 8 Maret lalu itu, ada 541 formasi guru yang sudah ditetapkan. Dimana sebanyak 334 untuk guru honorer masuk prioritas pertama. Kemudian 2 orang untuk guru honorer prioritas kedua dan 205 orang untuk guru honorer prioritas ketiga. “Pengumuman hasil lulus seleksi ini, juga ada penempatan sekolahnya juga. Tahapan selanjutnya setelah pengumuman ini, adalah masa sanggah yang dimulai dari tanggal 10 hingga 12 Maret 2023,” pungkasnya. (end/kun)






