Surabaya (beritajatim.com) – Sejak 12 Desember lalu, Premier League sudah melakukan penundaan beberapa pertandingan. Merebaknya virus corona varian omikron di Inggris menjadi alasan utama penundaan pertandingan tersebut.
Apalagi, banyak pemain sepakboa yang kembali terkena covid-19. Hal ini membuat beberapa tim kehilangan banyak pemian untuk bisa menjalani pertandingan. Selain itu, beberpa pusat latihan tim Premier League sudah menjadi tempat penyebaran virus.
Kali ini, memasuki festive periode boxing day, Premier League kembali memustuskan untuk menerima pengajuan penundaan pertandingan yang diajukan beberapa tim sepakbola. Menjelang laga di tanggal 26 Desember 2021 besok, Leeds United dan Watford menjadi tim pertama yang mengajukan penundaan.
Pasalnya, banyak pemain Leeds yang tidak akan bisa bermain di laga melawan Liverpool tersebut akibat infeksi virus, cedera, dan sakit. Lapangan latihan Leeds pun saat ini sudah ditutup setelah konsultasi dengan UK Health Security Agency.
Hal serupa juga dialami oleh Watford. Setelah sabtu lalu laga telah lebih dahulu ditunda karena penyebaran Virus yang menyerang pemain. Karena banyak pemain yang masih harus menjalani karantina, Watford tidak mungkin menjalani pertandingan melawan wolverhamton di tanggal 26 Desember.
Watford diharapkan akan kembali bisa bermain di tanggal 28 Desember melawan West Ham United. Di tanggal itu, para pemain yang terjangkit virus sudah selesai menjalani karantina dan bisa kembali bermain.
Yang terbaru, Everton menjadi klub ketiga yang mengajukan penundaan. Alasannya pun sama. Everton tidak memiliki cukup pemain untuk bisa bertanding di Boxing Day melawan Burnley. Badai cedera dan banyaknya pemain yang terdeteksi positif Covid menjadi alasan utama.
Meski sudah banyak klub yang mengalami kerugian akibat Covid dan beberapa laga ditunda, Premier League tetap memutuskan untuk melanjutkan jadwal di Boxing Day. Mereka akan melakukan evaluasi kasus per kasus dan tetap menjalankan pertandingan yang dinilai cukup aman untuk digelar.
Mereka berpegangan pada Premier League Handbook musim 2021/2022 yang menyatakan bahwa pertandingan hanya dibolehkan untuk dijadwalkan ulang atau ditunda karena masalah luar biasa. Itu pun dengan syarat bahwa salah satu klub atau kedua klub yang akan bertanding memiliki pemian kurang dari 14 pemain yang tersedia. [dan/tur]






