Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri kembali melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) pada awal tahun 2024. Ada tiga bidang prioritas dalam musrenbang tingkat kelurahan ini.
Chevy Ning Suyudi, Kepala BAPPEDA Kota Kediri mengatakan, Musrenbang tingkat kelurahan dijadwalkan berlangsung mulai 26 hingga 31 Januari 2024. Sasaran musrenbang ke seluruh kelurahan di Kota Kediri.
“Sama seperti tahun sebelumnya, Musrenbang kali ini berfokus pada tiga bidang prioritas yakni bidang pembangunan manusia, bidang infrastruktur, serta bidang ekonomi dan pemerintahan,” ujar Chevy, pada Rabu (31/1/2024).
Forum musyawarah perencanaan pembangunan tahunan ini dilakukan untuk menyepakati rencana kerja pembangunan tahun 2025. Tentunya dengan melibatkan partisipasi dari para pemangku kepentingan dan masyarakat.
Dari usulan Musrenbang di tingkat kelurahan, imbuh Chevy, akan dipilah dengan skala prioritas. Dari situ, nantinya akan dibahas pada Musrenbang tingkat kecamatan.
Musrenbang ditingkat kelurahan melibatkan berbagai unsur meliputi LPMK, Badan swadaya masyarakat, kader, satgas PPA, RT/RW, LSM tingkat kelurahan, forum anak dan disabilitas.
“Kita harapkan keterlibatan semua unsur ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. usulan-usulan yang disampaikan nantinya akan dipilih sesuai tingkat kebutuhan dan prioritas pembangunan, karena kapasitas anggarannya juga terbatas,” tambah Chevy.
Selanjutnya hasil usulan dalam Musrenbang tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kediri Tahun 2025.
“Untuk usulan prioritas pembangunan daerah tahun 2025 kita telah memperhatikan sasaran Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Kediri Tahun 2025-2026 untuk tahun pertama,” ujarnya.
Chevy berharap penyelenggaraan Musrenbang tingkat kelurahan bisa menjadi sarana komunikasi interaktif dan dialog antara pemangku kepentingan dalam pembangunan Kota Kediri sehingga dokumen perencanaan pembangunan Kota Kediri tahun 2025 semakin komprehensif dan berkualitas.
Sementara itu sebagai salah satu kelurahan yang telah melaksanakan Musrenbang, Heru Sugiarto Lurah Ngronggo menyampaikan dalam program pembangunan daerah, diperlukan adanya masukan dan usulan dari masyarakat. Hal ini penting dilakukan agar pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri sesuai kebutuhan dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Tadi malam kita laksanakan Musrenbang dengan melibatkan semua lembaga di Kelurahan Ngronggo. Ada beberapa usulan yang saat ini menjadi prioritas di Kelurahan Ngronggo, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur,” ujarnya.
Program prioritas di Kelurahan Ngronggo tersebut dijabarkan Heru meliputi permasalahan genangan air saat musim hujan, pelatihan usaha dan UMKM, penanganan sampah.
“Pada usulan Musrenbang tahun lalu dari forum anak mengusulkan bimtek terkait bullying dan alhamdulillah bisa terakomodir tahun ini. Untuk tahun ini sudah ada kesepakatan terkait prioritas yang sudah diputuskan. Semoga melalui Musrenbang kelurahan bisa mengakomodir seluruh aspirasi dan kebutuhan warga untuk kemajuan pembangunan di Kota Kediri,” pungkasnya. [nm/ian]






