Surabaya (beritajatim.com) – Jumlah produk yang telah bersertifikat halal hingga 24 Oktober 2023 mencapai 2,9 juta. Angka tersebut melebihi target Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Awalnya, BPJPH menargetkan satu juta produk bersertifikasi halal pada tahun 2023.
“Program percepatan sertifikasi halal telah menunjukkan hasil signifikan,” kata Kepala BPJPH M. Aqil Irham dalam acara Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 tahun 2023 di JCC, Jakarta, Kamis (26/10/2023).
Menurut Aqil, grafik pertumbuhan penerbitan sertifikat halal meningkat signifikan, khususnya dalam dua tahun terakhir.
“Hingga hari ini, sebanyak 2,9 juta produk telah bersertifikat halal,” lanjut Aqil dalam keterangannya yang dilansir dari laman Kemenag.
Keberhasilan ini disebabkan adanya upaya strategis yang dilakukan oleh BPJPH untuk mendorong percepatan sertifikasi halal. Dia menyebutkan, ada berbagai langkah yang dilakukan untuk mengaplikasikan transformasi layanan sertifikasi halal yang mudah, murah, cepat, profesional dan akuntabel.
BACA JUGA: Kabar Gembira! Indonesia Dapat Kuota Haji Tambahan 20 Ribu Tahun 2024
Adapun upaya yang dilakukan adalah percepatan regulasi, digitalisasi sistem layanan Sihalal, penetapan tarif layanan yang terjangkau, dan fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi UMK. Untuk mendukung digitalisasi layanan, BPJPH juga memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Blockchain.
Selain itu, BPJPH juga melakukan penguatan infrastruktur layanan dengan memperbanyak Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) hingga SDM yang mumpuni.
“Dalam hal penguatan infrastruktur layanan, hingga saat ini telah terbentuk 66 LPH yang didukung oleh 776 Auditor Halal. Juga, 221 LP3H dengan 71.133 Pendamping PPH yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini kami maksudkan agar layanan sertifikasi halal menjadi semakin dekat kepada masyarakat,” tutur Aqil.
Untuk mendukung ekosistem industri halal, terdapat 4.146 penyelia halal saat ini. Meski demikian, pihaknya masih terus berusaha memperkuat SDM di bidang halal dengan memberikan pelatihan bagi Auditor Halal, Pendamping PPH, Penyelia Halal dan Juru Sembelih Halal.
“Termasuk melalui 16 Lembaga Pelatihan JPH yang ada,” pungkas Aqil. (nap)






