Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 250 personel gabungan dari berbagai instansi disiapkan untuk pengamanan kegiatan selama libur natal dan tahun baru (nataru). Instansi itu meliputi Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo, BPBD Ponorogo, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan komunitas masyarakat lainnya. Kesiapan para personel tersebut, dicek saat acara apel gelar pasukan operasi lilin semeru 2021.
Kapolres Ponorogo AKBP. Catur C. Wibowo mengungkapkan pengamanan nataru ini menyesuaikan dengan intruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) nomor 66 tahun 2021. Menurutnya, aturan dalam Inmendagri sudah jelas. Tidak ada penyekatan, kegiatan perayaan natal dan perayaan pergantian tahun boleh dilakukan masing-masing daerah sesuai dengan tingkatan level.
“Dalam operasi lilin semeru tahun ini tidak dilakukan penyekatan. Hal tersebut sesuai dengan arahan Intruksi menteri dalam negeri,” kata AKBP Catur C Wibowo, usai acara apel gelar pasukan, Kamis (23/12/2021).
Pengamanan berkosentrasi dengan kegiatan yang dilaksanakan di dalam kota maupun kecamatan-kecamatan di Ponorogo. Personel gabungan akan aktif untuk melakukan operasi yustisi dan penerapan protokol kesehatan. Di hari- hari jelang nataru, kewaspadaan ditingkatkan oleh gangguan kamtibmas dan aksi terorisme.
“Tetap waspada, kesiapan anggota sudah. Masyarakat juga sudah disosialisasikan agar tidak terkontimasi oleh radikalisme,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Polisi juga melakukan pengamanan di rumah-rumah ibadah kaum katolik maupun protestan. Pos pelayanan (Posyan) dan pos pengamanan (pospam) didirikan di titik2 kota di Bumi reyog. Tempat wisata juga boleh buka, asal harus menerapkan prokes yang ketat.
“Jam malam menyesuaikan level PPKM disuatu daerah,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Sugiri Sancoko memperbolehkan masyarakat melakukan kegiatan di malam pergantian tahun. Karena masih level 3 PPKM, kegiatan yang dilakukan harus tidak berkerumun dan selalu prokes.
“Masyarakat kalau mau ada kegiatan yang asik-asik boleh, tetapi tidak boleh terlalu asik. Setengah saja asiknya.Soalnya masih pandemi dan yang terpenting harus prokes,” Imbuh Giri. [end/but]






